Kemendikbud Jelaskan Skema Pembiayaan Program Organisasi Penggerak

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 12:18 WIB
Logo Kemendikbud
Ilustrasi (Foto: dok. Kemendikbud)
Jakarta -

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan skema pembiayaan Program Organisasi Penggerak (POP). Pembiayaan itu di antaranya bersumber dari bantuan pemerintah hingga pendanaan mandiri dari organisasi peserta.

"Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki tiga skema pembiayaan. Selain murni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terdapat skema pembiayaan mandiri dan dana pendamping (matching fund). Sejumlah organisasi penggerak akan menggunakan pembiayaan mandiri dan matching fund," kata Kemendikbud dalam keterangan yang diterima detikcom, Kamis (23/7/2020).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Iwan Syahril mengatakan pembiayaan POP dapat dilakukan secara mandiri, atau berbarengan dengan anggaran yang diberikan pemerintah. Dia berharap program ini bisa meningkatkan kontribusi organisasi di bidang pendidikan.

"Organisasi dapat menanggung penuh atau sebagian biaya program yang diajukan," kata Iwan dalam keterangan yang sama.

"Dengan menggandeng organisasi atau yayasan yang fokus di bidang pendidikan, Kemendikbud ingin meningkatkan kontribusi finansial di bidang yang menyentuh seluruh masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2