Diotaki Pedagang Bakso, 6 Pencuri di Mako Polres Bandara Sudah 10 Kali Aksi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 23:48 WIB
Ditangkap Polisi, 6 Pencuri Shower Tak Tahu Sasarannya Adalah Kantor Polisi
Foto: Polisi tangkap pencuri di gedung baru Polres Bandara Soekarno-Hatta (Kadek Melda Luxiana)
Tangerang -

Pencurian keran dan shower senilai Rp 20 juta di gedung baru Mako Polres Bandara Soekarno-Hatta diotaki oleh seorang pedagang bakso. Para pelaku berjumlah 6 orang ini sudah 9 kali melakukan aksi serupa di lintas provinsi.

"10 TKP (pencurian) itu dalam waktu yang berbeda-beda. Dari waktu awal tahun itu sudah 9 kali, ini yang 10 kali dan tertangkap. Ini aksi terakhir mereka, yang mereka akui sebelum melakukan aksi ini, mereka beralasan di 9 tempat sebelumnya. Mereka sebelumnya beroperasi di Bandung, Bogor, Cibitung, Cileungsi, Kelapa Gading,Pondok Ungu, Cibitung, Bekasi Barat, Lebak Bulus," kata Kapolres Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra saat Konferensi Pers di Mapolresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (22/7/2020).

Adi menuturkan, keenam orang tersebut sengaja berkumpul di Jakarta untuk mencuri barang-barang pada proyek gedung bangunan baru. Sasarannya mulai dari bangunan rumah hingga gudang yang sudah mendekati finish atau sudah 95% tahap pembangunan.

"Jadi mereka berkumpul (di Jakarta) memang untuk melakukan kegiatan pencurian. Mereka sudah melakukan pencurian khususnya proyek-proyek bangunan baru. Mereka mengintai bangunan-bangunan baru yang sudah sekitar 95% jadi," tuturnya

"Mereka intai karena berdasarkan prediksi mereka, bahwa bangunan-bangunan tersebut agak kurang dalam pengawasannya. Ini modus operasi yang mereka jalankan bangunan- bangunan baru yang hampir jadi itu yang mereka akan melakukan pencurian. Ada rumah, apartemen, ruko, gudang yang mereka curi," sambungnya.

Untuk melancarkan aksinya, para pelaku menyewa mobil Innova Venturer. Mobil tersebut disewa selama satu bulan senilai Rp 9 juta.

Keenam orang tersangka yakni NN (47), RJ (42), MT (51), RM (36),SS (48) dan Y (26). Di mana masing-masing memiliki peran dan tugas yang berbeda mulai dari mencopot keran hingga bertugas mengawas situasi.

Saat ini polisi masih memburu dua orang yang saat ini sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO), yang berperan sebagai penadah dan pengambil keran curian.

"Kemudian masih ada 2 lagi yang kita catatan sebagai DPO yaitu saudara G sebagai pengambil keran dan A penadah keran dan shower," tuturnya.

Dari 6 orang tersangka yang berhasil diamankan, 3 di antaranya merupakan residivis. Ketiganya pernah menjalani hukuman karena pernah melakukan perbuatan yang sama.

"Tersangka ini diantaranya 3 orang residivis dan pernah menjalani hukuman serupa," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Alexander Yurikho mengatakan, pencurian ini diotaki oleh tersangka NN yang bekerja sebagai pedagang bakso.

"NN ini inisiatornya yang juga berperan sebagai eksekutor pencurian dengan berusaha agar air tidak keluar dari pipa keran yang dicuri," kata Alex.

NN pula yang menyewa mobil operasional. Dia juga membagi tugas dan peran tersangka lainnya, serta mencari dan menjual barang hasil kejahatan kepada penadah.

"Dia juga memerintahkan tersangka M untuk membuat pelat nomor palsu B-2637-UFY," katanya.

(mea/mea)