Tingkatkan Kualitas SDM, Siemens Gaet Swiss German University

Content Promotion - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 19:30 WIB
Siemens & Swiss German University
Foto: Swiss German University
Jakarta -

Sebagai perusahaan global di bidang industri elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi, Siemens tidak hanya berfokus pada perkembangan bisnis. Sejak tahun 2014, Siemens mulai memberikan perhatian besar dan berdedikasi dalam meningkagkan kualitas sumber daya manusia di belahan dunia.

Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia Prakash Chandran menegaskan misi dan komitmen Siemens untuk membantu peningkatan SDM, khususnya di Indonesia. Menggandeng institusi pendidikan, Siemens kini bekerja sama dengan Swiss German University melalui program-program pengajaran yang memiliki mutu standar proses kerja dari Siemens.

Siemens & Swiss German UniversitySiemens & Swiss German University Foto: Swiss German University

Terkait kerja sama ini, kedua pihak memfokuskan pengajaran dalam ilmu mekatronik yang terbilang cukup penting untuk kemajuan industri. Kerja sama ini terangkum dalam program sertifikasi Siemens Mechatronic System Certification Program (SMSCP). Program ini merupakan program sertifikasi paling bergengsi di dunia terkait dengan dicetuskannya era Industri 4.0.

Sertifikasi ini lahir dengan mengacu dari sistem pendidikan dual degree di Jerman. Di Negeri Panzer, kurikulum sekolah sangat bergandeng erat dengan industri. Maka, Siemens membuat sertifikasi dan berpartner dengan berbagai institusi Pendidikan yang telah menyebar di seluruh dunia. Pelatihan dari SMSCP ini diimplementasikan dalam kurikulum selama empat tahun belajar di SGU.

Siemens & Swiss German UniversitySiemens & Swiss German University Foto: Swiss German University

SGU merupakan institusi pertama di Indonesia yang mendapatkan progam pelatihan SMCSP level 2. Pelajar akan disuguhkan metode pelatihan dengan mempelajari sebuah modul alat industri, kemudian belajar secara dalam mengenai berbagai komponen, lalu mengimplementasikan aktivitas praktek tersebut dengan teori.

Kepala Jurusan Mekatronik SGU Leonard P. Rusli, B.Sc, M.Sc, Ph.D mengatakan dengan adanya sertifikasi membuat lulusan SGU memiliki keunggulan secara kompetensi untuk masuk dunia kerja.

"Ketika mereka membawa sertifikat level 2 internasional yang disahkan secara resmi oleh industry leader ini, alumni kita tentunya lebih menjadi lebih unggul. Sumber daya manusia yang disiapkan lebih matang dari pembelajaran yang telah diikuti dengan standar level industri. Apalagi jika melihat peluang berkarir di Jerman, itu akan lebih mudah untuk mendapatkan kerja di sana, terlebih mahasiswa SGU melakukan magang dan skripsi di Jerman juga. Dengan sertifikasi internasional ini, berkarir bisa didapatkan tidak hanya di Indonesia tapi di luar negeri khususnya juga bisa. Terlebih sertifikasi ini sudah bekerja sama dengan institusi di seluruh dunia, nasional dan internasional," ungkap Leonard P. Rusli.

Terhitung sejak tahun ajaran baru 2020, pembelajaran ini wajib diikuti oleh pelajar SGU di jurusan mekatronika dan setelah lulus setiap anak akan mendapatkan sertifikasi SMSCP tersebut.

Hubungan antara Siemens dengan SGU memang sudah cukup dekat. Tak hanya bekerja sama dalam program SMSCP ini saja, sebelumnya Siemens juga sudah memberikan perhatian khusus melalui dukungan alat-alat laboratorium Mekatronika SGU.

(ads/ads)