KPU Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pilkada Saat Pandemi Corona

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 12:26 WIB
Simulasi Pilkada saat pendemi
Simulasi pilkada saat pendemi. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan suara dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Adapun yang membedakan dari pemungutan suara sebelumnya adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat karena pencoblosan dilakukan saat pandemi Corona.

Pantauan detikcom di halaman kantor KPU, Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, petugas KPU menyiapkan berbagai perlengkapan tempat pemungutan suara (TPS). Di depan pintu masuk menuju TPS diberi garis batas antrean pencoblos dengan jarak renggang. Di samping TPS pun ditempeli contoh kertas suara serta daftar pemilih.

Sebelum melaksanakan pencoblosan, area TPS disemprot disinfektan, kemudian para petugas KPPS dan saksi memasuki TPS. Selain itu, kotak suara pun dibuka dalam keadaan disegel.

Pertama, petugas membuka kotak suara berisikan berbagai perlengkapan logistik pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur. Kotak berisikan berbagai peralatan, dari surat suara hingga formulir calon. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan kotak suara pemilihan bupati/wali kota dan wakil bupati/wali kota.

"Ini logistik untuk pemilihan gubernur dan wagub. Selanjutnya (akan dibuka kotak suara) untuk pemilihan bupati dan wakil bupati," kata petugas KPPS saat melakukan Simulasi Pemungutan Suara Dalam Pemilihan Serentak 2020 di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum RI, Rabu (22/7).

Selain itu, terlihat petugas mengarahkan pemilih untuk mencuci tangan dan pengecekan suhu terlebih dahulu. Setelah itu, pemilih mengisi form daftar dan diwajibkan menunggu waktu pemungutan suara di dalam TPS. Para petugas dan pemilih pun mengenakan masker dan face shield.