Wabup OKU Sumsel Tersangka Korupsi Tanah Kuburan Minta Kasus Disetop

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 17:16 WIB
Tim pengacara Wabup OKU Johan Anuar (Raja Adil-detikcom)
Foto: Tim pengacara Wabup OKU Johan Anuar (Raja Adil-detikcom)
Palembang -

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Johan Anuar, dilepaskan dari tahanan karena masa penahanan terkait kasus dugaan korupsi tanah kuburan yang menjeratnya telah selesai. Johan meminta kasusnya disetop.

"Johan Anuar kemarin itu sudah dilepaskan demi hukum karena masa penahanan telah habis. Bahkan sampai detik ini kami belum dapat kabar P21," ujar Kuasa Hukum Johan Anuar, Titis Rachmawati, kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Dia mengaku telah mengirim surat ke polisi agar menerbitkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Dia mengatakan kliennya membutuhkan kepastian hukum.

"6 Juli saya kirim surat ke Kapolda dengan tembusan langsung ke Kapolri agar dapat menerbitkan SP3 terhadap klien saya. Jadi kami juga butuh kepastian hukum. Jangan dibuat seperti ini klien saya," katanya.

Titis menyebut kasus yang menjerat Johan sudah ditangani penyidik Polda Sumatera Selatan sejak 2013. Dia mengatakan Johan sempat mengajukan praperadilan dan menang, lalu Kepolisian memulai penyelidikan baru.

"Awal Johan ditetapkan tersangka ini kami ajukan ke praperadilan dan menang. Tetapi diproses lagi dan sekarang tak tahu seperti apa nasib klien saya, kasiha nama baik dan demi HAM beliau kami ajukan SP3," kata Titis.

"Saya baca di media Kapolda bilang kasus klien saya telah ditangani sama KPK. Bukan tanggungjawab Polda lagi, sampai saat ini kami belum ada terima berkasnya," sambungnya.