Khutbah Hari Arafah Bakal Disiarkan Dalam 5 Bahasa, Termasuk Indonesia

Puti Yasmin - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 13:17 WIB
Setelah wukuf, para jemaah haji harus meninggalkan padang Arafah untuk lanjut ke Muzdalifah. Suasana syahdu begitu terasa di petang sebelum meninggalkan Arafah tersebut.
Foto: Ardhi Suryadhi/Khutbah Hari Arafah Bakal Disiarkan Dalam 5 Bahasa, Termasuk Indonesia
Jakarta -

Khutbah hari Arafah di Arab Saudi akan disiarkan dalam lima bahasa, termasuk Indonesia. Hal itu disampaikan oleh pengurus dua masjid suci Masjidil Haram dan Nabawi.

Dikutip dari Saudi Gazette, kelima bahasa tersebut adalah Inggris, Prancis, Indonesia, Urdu, dan Persia. Para jamaah atau masyarakat bisa menonton siaran tersebut di aplikasi maupun di situs kepresidenan.

Hari Arafah menjadi puncak ibadah haji yang berlangsung pada 9 Dzulhijjah. Pada hari itu, para jamaah akan berkumpul di gunung Arafah dan berdoa hingga matahari terbenam. Selanjutnya, mereka akan pergi ke Muzdalifah untuk bermalam.

Sementara itu, ibadah haji tahun ini dilakukan terbatas karena adanya pandemi virus corona. Pemerintah Arab Saudi sendiri akan memulai ritual haji pada 29 Juli mendatang.

Para jamaah haji diwajibkan mengikuti setiap protokol kesehatan COVID-19, misalnya dengan melakukan isolasi mandiri sebelum dan sesudah. Mereka juga diharuskan menjaga jarak satu sama lain ketika beribadah.

(pay/erd)