Gugus Tugas Corona Kini Jadi Satgas, Ini Perbedaannya

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 09:51 WIB
Presiden Jokowi menyambangi kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta.
Presiden Jokowi saat menyambangi kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta. (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan kini menjadi Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Apa perbedaannya?

Keputusan ini termuat dalam Perpres 82/2020 tentang Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang diteken Jokowi pada 20 Juli 2020. Satgas Penanganan COVID-19 kini berada di bawah Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 diatur dalam Keppres 7/2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Dengan adanya Perpres 82/2020, Kepres 7/2020 dicabut dan tidak berlaku lagi.

Meski bentuknya berubah, Satgas Penanganan COVID-19 tetap dipimpin oleh Kepala BNPB Doni Monardo. Di sisi lain, ada sejumlah perbedaan setelah Gugus Tugas Corona kini berubah menjadi Satgas.

Berikut ini beberapa di antaranya:

Jalur Koordinasi

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sebelumnya berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Hal ini tertuang dalam Kepres 7/2020 Pasal 2.

Kini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 berada di bawah Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Erick Thohir sebagai ketua pelaksana. Ketua Satgas kini melapor rutin harian ke Presiden dan Ketua Komite Kebijakan.

Menko Perekonomian Airlangga HartartoMenko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Istimewa)

Tonton video 'Jubir Covid-19 Bantah Thermo Gun Berbahaya Bagi Otak':