Golkar soal PAN dan Gelora Bertemu Jokowi: Tak Harus Melulu Dilihat Politik

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 09:21 WIB
Ace Hasan Syadzily (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Ace Hasan Syadzily (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta -

Partai Gokar merasa pertemuan PAN dan Partai Gelora dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak harus dikaitkan dengan politik. Pertemuan itu, menurut Golkar, bisa dimaknai sebatas silaturahmi.

"Tak harus melulu dilihat secara politik, silaturahmi ini tentu semakin memperkuat komitmen bersama kita menghadapi COVID-19 ini." ucap Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, saat dihubungi, Senin (20/7/2020).

Bagi Ace, penting untuk membangun komunikasi antarkelompok saat masa pandemi virus Corona (COVID-19). Jadi, penanganan virus Corona bisa berjalan mudah.

"Silaturahmi dan komunikasi politik antara berbagai elemen bangsa ini sebuah keniscayaan agar bangsa ini bersatu menangani percepatan COVID-19 dan dampak yang ditimbulkannya," ucapnya.

Sebelumnya, pertemuan PAN dengan Jokowi di Istana berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Adapun petinggi PAN yang hadir adalah Ketua Dewan Kahormatan Soetrisno Bachir, Ketua Majelis Penasihat Partai Hatta Rajasa, Ketua Umum Zulkifli Hasan, Waketum Asman Abnur dan Yandri Susanto, Bendum Totok Daryanto, serta Sekjen Eddy Soeparno.

PAN menyebut pertemuan dengan Jokowi lebih merupakan pengenalan pengurus baru. Namun PAN menyatakan siap membantu Jokowi menghadapi krisis.

"Dari pertemuan tadi ada diskusi hangat dengan Pak Presiden, kita bahas masalah ekonomi dan COVID-19. PAN siap membantu pemerintah keluar dari krisis COVID ini dengan energi yang kita satukan," kata Waketum PAN Yandri Susanto saat dihubungi, Senin (20/7).

Sedangkan Partai Gelora, yang dikomandoi Anis Matta dan Fahri Hamzah, turut bertemu dengan Jokowi di sore hari. Fahri Hamzah menyebut pertemuannya dengan Jokowi merupakan safari silaturahmi tokoh pemimpin dan lembaga negara.

"Ini safari silaturahim Partai Gelora sebagai partai baru, kita yang minta ketemu dengan Presiden dan pimpinan lembaga negara dan tokoh-tokoh nasional. Ini akan berlanjut, mulai dari presiden, rencananya gitu," kata Fahri

Tonton video 'Partai Gelora Bertemu Jokowi di Istana Secara Tertutup':

(aik/idn)