Tak Cuma soal Ikan Asin, Suami Aniaya Istri di Jakbar Kesal Direkam saat Marah

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 16:41 WIB
Little girl suffering bullying raises her palm asking to stop the violence
Foto: Ilustrasi (iStock)
Jakarta -

Seorang pria di Cengkareng inisial RJ (23) tega mencakar dan membanting istrinya inisial FK (36) ke tembok lantaran tidak sabar menunggu istrinya memasak ikan asin. Usut punya usut, bukan hanya ikan asin yang membuat suami aniaya istri, tetapi karena korban merekam pelaku saat sedang marah-marah.

Kasat Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan bahwa korban sudah memperingatkan pelaku untuk tidak melakukan kekerasan. Korban pun sudah ancang-ancang mengeluarkan ponsel untuk merekam aksi kekerasan sang suami.

"Istrinya juga udah ngancam 'kamu kalau mukulin lagi, saya laporin ke polisi loh ya'. Nah begitu dia dianiaya dia ngerekam dan itu bikin suami makin marah. Handphone-nya diambil terus dibanting. Nah langsung dianiaya lah. Biasanya cuman nempeleng aja. Tapi ini istrinya juga udah malas ya, udah capek tiap apa-apa ditempeleng," papar Antonius saat dihubungi detikcom, Senin (20/7/2020).

Korban mengaku kerap mengalami kekerasan dari pelaku. Bahkan sudah satu tahun terakhir ini ia dianiaya sang suami.

"Sejak satu tahun terakhir ini aja ya dari hasil keterangan. Selama tahun pertama sampai ketiga (usia pernikahan) nggak pernah lah," imbuhnya.

Antonius mengatakan selama satu tahun terakhir, korban kerap ditempeleng dan ditampar oleh pelaku. Dia menyebutkan penganiayaan tersebut selalu menggunakan tangan kosong.

Dia mengatakan pada Sabtu (18/7) merupakan kali pertamanya korban berupaya melakukan perlawanan dengan mencoba merekam tindakan kekerasan pelaku. Namun, hal itu justru membuat pelaku semakin beringas memukuli istrinya tersebut.

Usai ditendang, dicakar, bahkan dibanting ke tembok, korban mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya. Antonius mengatakan dari hasil visum, korban mengalami luka pada bagian wajah dan perut.

Antonius menambahkan, selama satu tahun terakhir korban kerap bercerita mengenai penganiayaan yang menimpanya kepada tetangga. Namun, para tetangganya tersebut tidak berani untuk ikut campur dalam urusan rumah tangga suami istri yang telah menikah siri selama 4 tahun ini.

"(Tetangga) tahu, tahu kan si istri ini sering cerita. Cuman nggak berani ikut campur juga kayanya dari pihak tetangga," ucap Antonius.

Seperti diketahui, RJ tega melakukan penganiayaan kepada istrinya inisial FK usai tidak sabar menunggu hidangan masakan yang telah disiapkan oleh korban. Polisi menyebutkan pelaku memang seorang yang temperamen dan kerap melakukan pemukulan kepada istrinya tersebut.

(mei/mei)