Wapres: Bom Palu Warisan Konflik Masa Lalu
Minggu, 01 Jan 2006 01:20 WIB
Jakarta - Kejadian masa lalu dituding sebagai sebab peledakan bom yang terjadi pasar daging, Palu Selatan, Sabtu (31/12/2005). Wakil Presiden Jusuf Kalla melihat kejadian itu karena sisa-sisa konflik masa lalu di Palu."Jujur, elemen-elemen teror itu tetap ada, sisa-sisa itu selalu berada di daerah konflik seperti Sulawesi dan Ambon," ujar Kalla dalam perbincangan bersama wartawan di Istana Bogor, Sabtu (31/12/2005).Meledaknya bom di pasar daging itu, menurut Kalla, adalah cara teroris yang selalu mencari celah-celah yang tidak diperhitungkan semua pihak."Siapa yang berpikir kios babi akan dibom? Kalau hotel dan karaoke, orang masih paham kenapa dibom. Amerika juga tidak berpikir World Trade Center (WTC) akan dibom," tuturnya.Kalla berharap, kejadian di Palu tidak membuat masyarakat berpikir Indonesia tidak aman. Dia juga meminta masyarakat tidak terlalu larut dalam kedukaan."Kita prihatin, tapi jangan permasalahan ini membuat kita menjadi bangsa yang terundung," tandas dia.
(fay/)











































