Demo Tolak RUU Ciptaker di Makassar Diwarnai Ricuh, 37 Orang Diamankan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 21:45 WIB
Unjuk rasa massa dari aliansi front perjuangan rakyat (FPR) di depan Kantor DPRD Sulsel (Hermawan-detikcom).
Foto: Unjuk rasa massa dari aliansi front perjuangan rakyat (FPR) di depan Kantor DPRD Sulsel (Hermawan-detikcom).
Makassar -

Aksi unjuk rasa mahasiswa terkait penolakan Rancangan Undang-undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) atau Omnibus Law di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diwarnai kericuhan. Sebanayak 37 orang mahasiswa diamankan ke kantor polisi.

"(Total yang diamankan) 37 orang," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Heru saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (16/7/2020) malam.

Agus mengatakan, puluhan mahasiswa yang diamankan tersebut merupakan peserta aksi saat unjuk rasa berakhir ricuh di depan kantor DPRD Sulsel dan di depan Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Kedua titik tersebut sama-sama berada di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

"Mereka yang diamankan adalah terkait demo ricuh di depan UMI sama kantor DPRD Sulsel," ucap Agus.

Namun Agus belum memberikan rincian terkait berapa jumlah mahasiswa yang diamankan pada masing-masing titik depan UMI serta kantor DPRD Sulsel tersebut. Namun dia mengatakan 1 dari 37 orang mahasiswa yang diamankan tersebut kedapatan membawa senjata tajam (sajam).

"1 orang (di antaranya) bawa sajam," sebut Agus.

Kini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap puluhan mahasiswa yang diamankan tersebut, demi memutuskan status hukumnya masing-masing.

Selanjutnya
Halaman
1 2