Sempat di Bawah 1, Angka Reproduksi Corona di Jakarta Naik Jadi 1,15

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 20:51 WIB
Mendag Agus Suparmanto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kunjungi pusat perbelanjaan. Kedatangannya untuk tinjau protokol kesehatan di pusat perbelanjaan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap data angka reproduksi efektif (Rt) terkait Corona di Ibu Kota dalam satu pekan ini. Anies menyebut angka Rt yang sebelumnya sempat berada di bawah 1, kini naik lagi.

"Selama ini kita selalu berada di bawah 1, R0 adalah masa ketika di awal terjadi wabah, Rt artinya reproduction number time waktu ini adalah angkanya menjadi 1,15 per tanggal 12 Juli," ujar Anies, dalam siaran langsung di YouTube Pemprov DKI, Kamis (16/7/2020).

Anies kemudian menjabarkan soal makna jika Rt yang nilainya di angka 1. Menurutnya, selama angka Rt nilainya masih 1, maka penyebaran Corona tidak mengalami kenaikan atau penurunan.

"Kalau Rt-nya 1 artinya 1 orang positif menularkan pada 1 orang yang lain, kalau Rt-nya nilainya 3 atau 4 seperti pada awal wabah, artinya satu orang menularkan pada 4 orang, nah dengan angkanya berkisar 1 artinya wabah ini stabil tak mengalami kenaikan tapi tak mengalami penurunan," kata Anies.

Untuk itu, Anies mengatakan angka reproduksi Corona di DKI masih harus ditekan. Angka reproduksi di atas 1, kata Anies, masih menandakan adanya pergerakan cepat penularan COVID-19.

Itu sebabnya, dia mengimbau kepada warga Jakarta ekstrawaspada. Atas data reproduksi itu jugalah yang akhirnya Pemprov DKI memutuskan perpanjangan PSBB transisi fase 1 dua pekan ke depan lagi, terhitung 17 Juli hingga 30 Juli.

"Kita tentu menginginkan reproduksi number-nya itu turun, dari 1 berharapnya jadi lebih kecil. Karena itu sekarang kita berada di atas 1, yaitu 1,15 menandakan bahwa ada pergerakan percepatan penularan," tutur Anies.

"Akan amat berisiko apabila kita melonggarkan fase 1 PSBB transisi ini dan masuk fase dua. Maka kembali perpanjang fase 1 PSBB transisi sampai 2 pekan ke depan sebelum beralih ke fase dua," imbuhnya.

Anies mengingatkan warga Jakarta untuk menjalankan protokol kesehatan. Hal itu untuk mencegah penularan Corona semakin bertambah.

"Kita harus serius memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat bila tak perlu keluar rumah jangan pergi," kata Anies.

(idn/imk)