Sekretaris NCB Interpol Diduga Langgar Etik Terkait Red Notice Djoko Tjandra

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 19:57 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono (Rahel Narda/detikcom)
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Wibowo masih diperiksa Propam Polri. Brigjen Nugroho diperiksa terkait penghapusan status red notice buron kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

"Ya berkaitan dengan surat red notice ya memang ya dari Propam sudah memeriksa daripada Pak NW dan memang belum selesai juga," kata Irjen Argo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Kamis (16/7/2020).

Argo menyebut Nugroho diduga melanggar kode etik Polri. Namun, Propam Polri masih memeriksa saksi-saksi lainnya.

"Tetapi daripada pemeriksaannya yang bersangkutan diduga melanggar kode etik. Makanya ini Propam masih memeriksa nanti saksi-saksi yang lain yang mengetahui yang melihat atau yang mendengar nanti kita akan lakukan pemberkasan untuk kode etik," ujar Argo.

Dia mengatakan soal penghapusan status red notice Djoko Tjandra akan diketahui setelah penyidikan selesai dilakukan.

"Nanti itu penyidik nanti. Kalau sudah lewat penyidikan baru nanti kita bisa tahu detailnya seperti apa. Ini kan baru Propam. Jadi nanti kita akan mengetahui bagaimana.. tentang kode etik disiplin-disiplin berkaitan itu. Nanti setelah penyidik tim tadi, nanti kita akan paham seperti apa," ujar Argo.

Selanjutnya
Halaman
1 2