Jenderal Pembuat Surat Jalan Djoko Tjandra Tensi Tinggi, Tak Terkait Corona

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 18:19 WIB
Kabareskrim Komjen Listyo Sigit jelaskan pencopotan Brigjen Prasetijo Utomo (Rahel/detikcom)
Foto: Kabareskrim Komjen Listyo Sigit (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Brigjen Prasetijo Utomo tidak hadir dalam upacara lepas jabatan di Mabes Polri karena sakit. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemeriksaan Brigjen Prasetijo di rumah sakit tak terkait COVID-19.

"Baru saja kita melaksanakan upacara penyerahan jabatan Brigjen Prasetijo Utomo yang seharusnya hadir pada upacara ini. Namun karena yang bersangkutan sakit maka untuk penyerahan jabatan ini dilaksanakan dan diwakili Karo Renim. Dan tadi secara resmi saya sudah menerima penyerahan jabatan tersebut," ujar Listyo di Mabes Polri, Kamis (16/7/2020).

"Yang bersangkutan saat ini sedang dalam pemeriksaan dokter lebih lanjut. Tidak terkait masalah COVID. Lebih pada gangguan kesehatan yang lain," jelasnya.

Brigjen Prasetijo dicopot terkait kasus pembuatan surat jalan untuk Djoko Tjandra. Prasetijo di-nonjob-kan di Pelayanan Markas (Yanma) Polri. Dalam surat telegram, tertulis mutasi Prasetijo dalam rangka pemeriksaan internal.

Listyo menerangkan, langkah ini sebagai komitmen dalam menjaga marwah institusi Polri. Dia menekankan, apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran akan ditindak.

"Kami akan secara tegas menindak anggota yang melakukan pelanggaran, demikian sebaliknya bagi anggota yang berprestasi akan kami berikan reward," jelasnya.

"Dan ini juga peringatan bagi seluruh anggota, khususnya Bareskrim. Baik yang di Mabes Polri maupun di jajaran, bahwa kejadian ini tidak boleh terulang lagi. Jadi bagi yang tidak sanggup, saya minta dari sekarang untuk mundur," tutur Listyo.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan Brigjen Prasetijo masih dalam perawatan di RS Kramat Jati. Argo mengatakan, tensi darah Brigjen Prasetijo tinggi.

"Tensi darahnya tinggi. Dan dari dokter tidak mengizinkan untuk berdiri maupun untuk ikut serah terima, ya, upacara. Jadi karena dokter lebih paham dan lebih tahu bagaimana kondisi seseorang. Ini juga sementara dirawat di RS Kramat Jati," jelas Argo.

"Jadi Pak Prasetijo dari kemarin tensinya naik kan gitu. Jadi kita kan setiap memeriksa seseorang tetap tim dokter yang nanti akan ngecek dulu tensinya suhunya. Jadi sampai saat ini belum tuntas, belum selesai pemeriksaannya daripada Pak Prasetijo ini, ditunggu saja. Ini tetap berlanjut di situ," tambahnya.

Tonton video 'Brigjen Pol Prasetijo Kini Terancam Hukuman Pidana':

(idn/idn)