Bentuk Tim Khusus, Polri Juga Telusuri Aliran Dana Terkait Djoko Tjandra

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 18:02 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di sela-sela upacara pelepasan jabatan Brigjen Prasetijo Utomo terkait pembuatan surat jalan untuk Djoko Tjandra (Rahel Narda/detikcom)
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di sela-sela upacara pelepasan jabatan Brigjen Prasetijo Utomo. (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Polri membentuk tim khusus terkait kasus pembuatan surat jalan untuk buron Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Tim khusus ini akan menelusuri dugaan pelanggaran kode etik hingga aliran dana.

Hal ini disampaikan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo di sela-sela upacara pelepasan jabatan Brigjen Prasetijo Utomo. Komjen Listyo mengatakan tim khusus ini akan mengusut pembuatan surat jalan untuk Djoko Tjandra baik di Polri maupun instansi lain.

"Saya sudah membentuk tim khusus: Dirtipidum, Dirtipikor, Dirsiber, dan dari Kadiv Propam untuk memproses tindak pidana yang akan kita dapatkan. Pemalsuan surat, penggunaan surat, penyalahgunaan wewenang, termasuk aliran dana di institusi Polri atau yang lain," kata Listyo di Aula Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Listyo berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Dia mengatakan kasus ini akan diungkap secara transparan.

"Tim sudah kita bentuk, kita kerja paralel. Propam lanjutkan pemeriksaan. Kami akan melaksanakan penyidikan secara tuntas, tegas, untuk menjaga marwah institusi Polri," tegas Listyo.

Dia mengatakan dalam kasus ini ada tiga jenis pelanggaran yang ditangani. Kasus akan dilanjutkan ke proses pidana.

Selanjutnya
Halaman
1 2