DPR Sahkan Evaluasi Prolegnas Prioritas 2020, Masih Ada RUU Pembinaan HIP

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 16:36 WIB
Ruang rapat paripurna DPR (Rolando/detikcom)
Rapat paripurna DPR (Rolando/detikcom)
Jakarta -

DPR mengesahkan evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2020 dalam rapat paripurna hari ini. Ada 37 RUU yang masuk Prolegnas prioritas 2020 hasil evaluasi.

Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2020). Dari 50 RUU sebelum dievaluasi, ada 16 RUU yang ditarik, 3 RUU usulan tambahan dari DPR dan pemerintah, serta 2 RUU yang diganti dengan RUU lain.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Supratman Andi Agtas sebelumnya menyampaikan laporan capaian pembahasan RUU. Ia juga menyampaikan kesepakatan pimpinan DPR dan Baleg terkait penyusunan Prolegnas prioritas.

"Dalam menentukan target legislasi, hendaknya tidak terlalu banyak sehingga setiap komisi mendapatkan alokasi satu RUU dalam satu tahun dan dapat mengajukan kembali satu RUU dalam tahun yang sama apabila pembahasan satu RUU tersebut diselesaikan. Terhadap pelaksanaan RUU prioritas 2020 tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan evaluasi kembali," ujar Supratman.

"Waktu penyiapan penyusunan RUU diberikan waktu dua kali masa sidang dan apabila tidak terpenuhi, maka akan dikeluarkan dari program legislasi nasional. Waktu pembahasan RUU yang diberikan waktu selama tiga kali masa sidang dan apabila tidak terpenuhi akan dievaluasi Bamus untuk dialihkan penugasannya kepada AKD yang lain," imbuhnya.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad lalu menanyakan persetujuan DPR soal evaluasi Prolegnas prioritas 2020. Persetujuan anggota Dewan lalu dilanjutkan ketukan palu sidang.

"Apakah laporan Baleg atas hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program legislasi nasional RUU prioritas dapat disetujui?" tanya Dasco.

"Setuju," jawab anggota Dewan.