2 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Jaktim Adalah Pekerja di Tj Priok

Jehan Nurhakim - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 13:40 WIB
Mobil maut yang dikemudikan perempuan pegawai pemerintahan, merenggut 2 nyawa, di Jaktim. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Mobil maut yang dikemudikan perempuan pegawai pemerintahan, merenggut 2 nyawa, di Jaktim. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Dua orang tewas tertabrak mobil Honda HRV di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur. Kedua korban, Dony Sanjaya dan Dadan Sujana, diketahui bekerja di wilayah Jakarta Utara.

Pantauan detikcom di rumah duka Dony Sanjaya di Cipinang Muara, Jatinegara, Jaktim, Kamis (16/7/2020), pukul 13.00 WIB, sudah dipenuhi pelayat. Sejumlah rekan kerja korban berdatangan melayat jenazah di rumah duka.

"(Korban Doni Sanjaya) Kerja di Tanjung Priok, sebagai mooring gang (untuk penyandaran kapal)," ujar rekan kerja korban, Fandi, di rumah duka, Jatinegara, Jaktim, Kamis (16/7).

Fandi juga mengatakan bahwa Dadan Sujana juga bekerja di lokasi yang sama, namun sebagai sekuriti.

"Menurut infonya, dia sekuriti kantornya, jadi kalau pulang nebeng," kata Fandi.

Fandi mengaku tidak mengetahui bagaimana kronologi kejadian itu. Namun, yang ia ketahui, pada Rabu (15/7) malam itu, keduanya baru pulang kerja dan berboncengan motor.

"Pulang kerja kalau nggak salah. Kita kan pulang kerja (biasanya) jam 12.00 WIB malam, karena lagi COVID-19 ini kan numpang, karena kan COVID ini sampai jam 8.00 malam. Mungkin numpang sama dia tuh," jelasnya.

Sementara itu, tetangga Dony bernama Iman mengatakan bahwa Dony sudah berkeluarga dan punya anak. Namun anak istrinya tidak tinggal bersamanya.

"Punya anak istri di kampung, di Cirebon. Dia tinggal sama orang tuanya," kata Iman.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar wilayah Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (15/7), pukul 23.45 WIB. Saat itu mobil Honda HRV yang dikendarai oleh Anjani itu menabrak dua orang pengendara motor di flyover Jatinegara hingga menyebabkan dua pengendara motor tersebut meninggal dunia di tempat.

Bukannya berhenti setelah menabrak 2 korban, Anjani malah mencoba melarikan diri. Hingga akhirnya di pertigaan Prumpung, Anjani kembali menabrak seorang warga yang sedang mendorong sepeda motor.

Polisi menyebut penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mobil mengantuk dan kelelahan. Anjani disebut kelelahan karena ada deadline pekerjaannya.

(mea/mea)