Masih Diperiksa, Perempuan Pemobil Maut di Jaktim Belum Tersangka

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 13:00 WIB
Mobil maut yang dikemudikan perempuan pegawai pemerintahan, merenggut 2 nyawa, di Jaktim. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Foto: Mobil maut yang dikemudikan perempuan pegawai pemerintahan, merenggut 2 nyawa, di Jaktim. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Anjani (23), pengemudi mobil yang menewaskan 2 orang di Jatinegara, Jakarta Timur saat ini diamankan oleh Satlantas Polres Jakarta Timur. Polisi mengatakan status Anjani hingga kini masih terperiksa.

"Statusnya masih terperiksa, belum tersangka," kata Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Agus Suparyanto di kantornya, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2020).

Meski demikian, Agus mengaku belum bisa meminta keterangan Anjani terkait kecelakaan maut itu. Sebab, ia menyebut kondisi pegawai pemerintahan itu belum stabil.

"Sampai sekarang perempuan ini belum bisa dimintai keterangan. Kita kan mau ambil keterangan dan memeriksa siapapun harus dalam kondisi sehat. Sementara kita belum bisa ambil keterangannya," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini Anjani sedang berada di ruang pemeriksaan. Ia juga berencana akan membawa Anjani ke RS Polri untuk dilakukan tes urine.

"Rencana kita mau tes urine dari pada kecurigaan sana-sini lebih baik dokter di RS Polri tapi kita belum bawa ke sana karena kondisinya masih gitu," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar wilayah Jatinegara Jakarta Timur Rabu (15/7) pukul 23.45 WIB. Saat itu mobil Honda HRV yang dikendarai oleh Anjani itu menabrak dua orang pengendara motor di flyover Jatinegara hingga menyebabkan dua pengendara motor tersebut meninggal dunia di tempat.

Bukannya berhenti setelah menabrak 2 korban, Anjani malam mencoba melarikan diri. Hingga akhirnya di pertigaan Perumpung, Anjani kembali menabrak seorang warga yang sedang mendorong sepeda motor.

Polisi menyebut penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mobil mengantuk dan kelelahan. Anjani disebut kelelahan karena ada deadline pekerjaannya.

"Dia lelah, ngantuk karena katanya dikejar sama deadline untuk paparan di kantornya yang direncanakan hari ini," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto ketika dihubungi detikcom, Kamis (16/7).

Tonton video 'Asyik Bermain di Separator Jalan, Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk':

(ibh/mae)