Beredar Pengakuan Perempuan Pemobil Maut di Jaktim: Saya Panik

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 12:37 WIB
Lokasi kecelakaan maut di Jaktim
Lokasi Kecelakaan Maut di Jaktim (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Sebuah video pengakuan Anjani (23), pengemudi mobil yang menewaskan 2 orang di Jl DI Panjaitan, Jaktim, beredar viral di media sosial. Dalam video itu, Anjani mengaku panik karena warga mencoba mengejarnya.

detikcom sudah mengkonfirmasi soal video yang beredar di medsos itu ke Kanit Laka Polres Metro Jaktim AKP Agus. AKP Agus membenarkan bahwa itu perempuan yang ada di video itu adalah Anjani.

Agus mengatakan video itu saat Anjani diwawancara warga. Anjani sempat diamankan oleh warga sesaat setelah kecelakaan terjadi.

"Iya (Anjani). (Ditanya) Warga, dia sempet diamanin di pos RW di TKP kedua," kata AKP Agus saat dimintai konfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Video pengakuan Anjani itu diunggah di Instagram Story akun @Kurniatulkadri. Seperti dilihat detikcom, Kamis (16/7), dalam video itu terlihat Anjani duduk dikelilingi sejumlah warga.

Terdengar ada suara salah satu warga bertanya ke Anjani. Anjani menjawab pertanyaan dari warga tersebut.

"Saya nggak tahu saya berhenti karena saya nggak mau mati. Karena tadi saya tadi panik... ya akhirnya saya berhenti," kata Anjani.

"Neng, turun dari atas tol?" tanya seorang warga.

"Turun dari atas tol itu udah chaos, akhirnya... karena memang pengen ke Pondok Kelapa, karena pacar saya tinggal di sana. Nah, mohon maaf saya nggak tahu," beber Anjani.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi di sekitar wilayah Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (15/7), pukul 23.45 WIB. Saat itu mobil Honda HRV yang dikendarai oleh Anjani itu menabrak dua pengendara motor di flyover Jatinegara hingga menyebabkan dua pengendara motor tersebut meninggal dunia di tempat.

Bukannya berhenti setelah menabrak 2 korban, Anjani malah mencoba melarikan diri. Hingga akhirnya di pertigaan Prumpung, Anjani kembali menabrak seorang warga yang sedang mendorong sepeda motor.

Polisi menyebut penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mobil mengantuk dan kelelahan. Anjani disebut kelelahan karena ada deadline pekerjaannya.

"Dia lelah, ngantuk karena katanya dikejar sama deadline untuk paparan di kantornya yang direncanakan hari ini," kata Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto ketika dihubungi detikcom, Kamis (16/7).

(ibh/mei)