Dituding Cuma Alokasi Rp 11 M untuk World Cup U-20, Ini Kata Herman Deru

Angga Laraspati - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 11:58 WIB
Herman Deru
Foto: Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan untuk menyukseskan penyelenggaraan piala dunia U-20 yang bakal digelar pada 20 Mei - 11 Juni 2021 mendatang, dirinya memastikan daerahnya telah mengalokasikan dana lebih dari Rp 11 M.

Gubernur yang sering disapa HD ini juga menepis adanya informasi tentang Pemprov Sumsel yang hanya mengalokasikan Rp 11 M untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Saya perjelas, tidak mungkin Sumsel hanya keluarkan Rp 11 miliar. Dana itu hanya untuk pekerjaan fisik perbaikan stadion saja," ungkap HD dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2020).

HD mengaku dirinya terkejut ketika hal tersebut sampai ditanyakan secara langsung oleh Menpora ke salah seorang anggota DPR RI asal Sumsel. Padahal, angka Rp 11 miliar itu hanya untuk alokasi awal untuk memastikan kesiapan Palembang dalam menyambut kedatangan tim verifikasi stadion dari federasi internasional sepak bola (FIFA) pada September 2020.

Dana tersebut akan digunakan untuk mempercantik Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring dan dua stadion latihan yakni Stadion Bumi Sriwijaya, dan Stadion Atletik.

"Dipastikan, Sumsel akan alokasikan dana lebih dari itu. Apalagi ini untuk Piala Dunia, kami ingin sempurna dalam penyelenggaraannya, malah ingin sekali menjadi daerah utama yang menyelenggarakan acara pembukaan dan penutupannya," kata HD.

Walau demikian, Pemprov tetap berupaya menggandeng berbagai pihak mulai dari BUMD, BUMN dan kalangan swasta untuk andil dalam membantu kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung lainnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Sumsel Akhmad Najib mengatakan Sumatera Selatan sangat serius dalam menyiapkan daerah untuk perhelatan Piala Dunia U-20 tersebut.

"Bukti keseriusan itu telah dilakukan Pemprov dengan menyampaikan surat komitmen ke Kemenpora belum lama ini," imbuhnya.

Dalam surat itu, Sumsel menyatakan bersedia menyediakan infrastruktur dengan menggunakan APBD, membiayai honor panitia pelaksana serta menjamin ketersediaan berbagai fasilitas pendukung.

(mul/ega)