Polisi Beri Sekat Massa Buruh dan PA 212 dkk yang Demo di Depan Gedung DPR

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 09:36 WIB
AKBP Wiraga Dimas Tama
Foto: AKBP Wiraga Dimas Tama (Luqman Arun/detikcom)
Jakarta -

Dua aksi demo akan berlangsung di depan kompleks Gedung DPR siang ini dari aliansi buruh dan sejumlah ormas Islam. Polisi akan mengatur agar kedua kelompok ini beraksi secara terpisah.

"Kita bagi dua sisi kanan untuk ormas buruh dan mahasiswa. Yang sebelah kiri ormas Islam," kata Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wiraga Dimas Tama kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Wiraga menyebut massa demo tidak ingin disatukan. Untuk itu, polisi memberi pembatas berupa pagar kawat berduri di badan jalan.

"Dibagi dua kanan kiri. Rencana mereka mau kita gabungkan tapi mereka tidak mau. Ya sudah kita pisahkan," ujar Wiraga.

Terlihat pagar kawat berduri telah terpasang di Jalan Gatot Subroto dekat JPO depan kompleks Gedung DPR. Massa buruh rencananya akan ditempatkan di sisi arah Semanggi, sementara ormas Islam di sisi arah Slipi.

Ada 3.000 personel TNI dan Polri yang mengamankan demo hari ini yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Pengaturan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Semanggi ke Slipi diatur situasional.

"Situasional. Kalau memang massa banyak nanti kita alihkan atau kita upayakan pada jalur busway untuk lewat," jelas Wiraga.

Diketahui PA 212 dan sejumlah ormas Islam akan melakukan aksi untuk menolak RUU HIP. Sementara para buruh akan melakukan aksi tolak omnibus law RUU Cipta Kerja.

(lir/lir)