Round-Up

Insiden Injak Wajah Wasit Tak Hanya Bikin Pemain Kena Semprit

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 08:01 WIB
stadion patriot sepi
Stadion Patriot Candrabhaga (Amalia Dwi Septi)
Jakarta -

Insiden wasit Wahyudin diinjak pemain saat memimpin pertandingan sepakbola di Stadion Patriot Candrahaga, Bekasi, Jawa Barat, berbuntut panjang. Pemain tersebut terkena sanksi tegas.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) DKI Jakarta Uden Kusuma mengungkap, pemain dari Champas FC berinisial ND ini tidak lagi diperbolehkan bertanding di klub yang berkompetisi di bawah naungan Asprov DKI.

"Kita tidak memperkenankan dia main lagi di liga kita. Sebagai sanksi keras kita ke yang bersangkutan," ujar Uden ketika dihubungi detikcom, Rabu (15/6/2020).

ND sendiri sempat memperkuat Jakarta United pada musim lalu. Namun, kini ND juga dicoret dari klub Jakarta United.

"Sementara nggak tercatat (di Jakarta United musim ini), pelatihnya pun menyatakan (ND) dilepas. Sudah tidak tercatat lagi di Jakarta United. Kontraknya sudah diputus," imbuh Uden.

Uden juga mengungkap ND punya beberapa catatan buruk saat merumput.

"Saya cek dia ada beberapa catatan ada sikap kurang bagus, dan kurang baik," ungkap Uden.

Uden mengungkap ND tengah membela salah satu klub yang tidak terdaftar resmi di Asprov DKI saat insiden penginjakan itu terjadi, yakni Champas FC.

Tonton video 'Wasit Buka Suara soal Kronologi Diinjak Pemain di Stadion Bekasi':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3