Integrasi Ticketing, Pembayaran Moda Transportasi di DKI Pakai Satu Device

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 19:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan kawasan integrasi transportasi Dukuh Atas. Ini akan mempermudah masyarakat yang ingin berpindah moda angkutan massal.
Ilustrasi Moda Transportasi DKI Jakarta (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian BUMN, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan integrasi ticketing transportasi publik di Jakarta. Sistem pembayaran ticketing itu akan dilakukan menggunakan menggunakan satu device.

"Ini adalah sebuah babak baru, di dalam transportasi publik di Indonesia umumnya dan di Jakarta pada khususnya. Kita memasuki era di mana pergantian antar moda menjadi sesuatu yang normal," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara penandatanganan perjanjian pemegang saham sistem integrasi pembayaran antar moda transportasi yang disiarkan di YouTube Channel Kementerian Perhubungan, Rabu (15/7/2020).

Anies mengatakan pihaknya akan segera mengintegrasikan tarif hingga ticketing sejumlah moda transportasi di DKI Jakarta. Pengintegrasian ini nantinya diharapkan bisa mempermudah perpindahan moda transportasi di DKI Jakarta.

"Pengintegrasian ini kemudian kita nanti akan menyaksikan melahirkan sebuah institusi PT JakLingko Indonesia yang akan mengintegrasikan tarif dan tiket," ucapnya.

Meski demikian, Anies belum bisa memastikan alat pembayaran itu nantinya akan berbentuk kartu atau aplikasi di smartphone. Yang pasti, kata dia, sistem ticketing moda transportasi di DKI Jakarta akan diintegrasikan menggunakan satu device.

"Pada sore hari ini ticketing-nya menjadi satu. Dengan begitu kita bisa nantinya, menyaksikan warga cukup dengan memiliki satu device, apakah itu nantinya kartu apakah nantinya cellphone apa pun, tetapi instrumen tunggal yang bisa digunakan untuk semua moda transportasi di Jakarta," katanya.

Anies pun berharap integrasi ticketing ini nantinya dapat meluas ke Jabodetabek bahkan hingga ke daerah lain.

"Nah JakLingko Indonesia ini dari namanya sudah mencerminkan link-nya tersambungkan. Kita menyadari bahwa ini adalah sebuah harapan untuk bisa nantinya memperluas. Sekarang memang baru di scoop Jakarta tapi mudah-mudahan nanti meluas ke Jabodetabek dan mudah-mudahan nanti meluas ke berbagai wilayah," ucapnya.

Dalam acara tersebut, pihak yang melakukan penandatanganan integrasi ticketing adalah Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William P. Sabandar. Kemudian ada Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Sarjdono Jhony Tjitrokusumo dan Direktur Utama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) Tuhiyat.

(maa/maa)