Dugaan Prostitusi, Polisi Ungkap Temuan Surat Palsu Digunakan Hana Hanifah

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 17:12 WIB
Foto Hana Hanifah (Datuk Haris Molana-detikcom)
Foto: Hana Hanifah (Datuk Haris Molana-detikcom)
Medan -

Polisi mengungkap adanya surat palsu yang diduga digunakan bintang FTV Hana Hanifah yang diamankan terkait kasus dugaan prostitusi di Medan. Namun, polisi belum menjelaskan surat apa yang dimaksud.

Dugaan soal surat palsu itu pertama kali disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko saat konferensi pers, Selasa (14/7/2020). Riko mengatakan keberadaan surat palsu itu diketahui saat proses penyidikan.

"Dalam penyidikan dan pendalaman Satreskrim kita juga menemukan fakta baru berupa dugaan penggunaan surat palsu saudari H," kata Riko Sunarko.

Dia menyebut pihaknya akan mengecek surat tersebut. Riko belum menjelaskan detail persoalan surat tersebut.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing, mengatakan hingga Rabu (15/7) pihaknya masih menyelidiki dugaan surat palsu. Dia mengatakan polisi butuh waktu dalam proses penyidikan.

"Kami masih butuh waktu," ujar Martuasah.

Polisi mengamankan Hana dari salah satu hotel di Medan bersama A pada pukul 23.30 WIB, Minggu (12/7). Hana juga disebut menerima uang Rp 20 juta sebelum datang ke Medan dari Jakarta.

Setelah melakukan pemeriksaan hingga gelar perkara, polisi menetapkan R dan J sebagai tersangka. J diduga menjadi muncikari yang aktif menawarkan Hana dan saat ini sedang diburu.

"Dari hasil gelar perkara kita menetapkan tersangka, yaitu Saudara R, yang ada di depan ini. Karena peran tersangka ini menjemput saksi dari bandara menuju TKP kemudian membantu saksi HH (Hana Hanifah) selama di Medan dan dijanjikan uang untuk mengurus saksi Saudara HH saat ada di Medan. Tersangka, Saudara R, berkomunikasi dengan tersangka lain, yaitu Saudara J, yang ada di Jakarta. Yang kita duga adalah muncikari di Jakarta," kata Kombes Riko.

Tonton video 'Detik-detik Hana Hanifah Dipulangkan dari Polrestabes Medan':

(haf/haf)