Round-Up

Lumbung Pangan Nasional Jokowi Bikin Prabowo-Sandi Reuni

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 06:23 WIB
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: Istimewa)
Foto: Pertemuan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggarap lumbung pangan. Atas dasar hal itu, Sandiaga Uno kemudian menyambangi Prabowo.

Pertemuan digelar di Kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020). Sandiaga mengatakan menciptakan ketahanan pangan memang cita-cita Prabowo sejak lama. Sandiaga turut menyampaikan selamat atas tugas baru Prabowo untuk menggarap lumbung pangan nasional.

"Kami juga memberikan selamat bahwa Bapak Prabowo Subianto mendapatkan amanah baru, satu challenge, tantangan baru, untuk mendirikan satu kekuatan dan ketahanan pangan, yang sudah menjadi memang cita-cita beliau sudah sejak lama," kata Sandiaga kepada wartawan, Selasa (14/7/2020).

Sandiaga mengklaim lumbung pangan nasional merupakan salah satu program yang dicetuskan Prabowo dan dirinya pada 2018. Gagasan itu juga bagian dari janji politik pada Pilpres 2019.

"Karena memang pemikiran lumbung pangan nasional itu adalah pemikiran yang memang berdua kami cetuskan di tahun 2018 dan 2019 dan tawarkan sebagai satu program untuk menjadi prioritas pembangunan bangsa, pembangunan Indonesia ke depan," tuturnya.

Sandiaga mengatakan, dalam pertemuan itu, Prabowo juga memintanya menjelaskan perihal gagasan ketahanan pangan, terutama dalam hal sisi produksi.

"Sisi produksi yang selama ini tersendat karena begitu banyak tantangan. Tapi, jika kita bersatu padu dengan kerja sama beliau, dengan Kementan, Kementerian PUPR, dan kementerian lainnya, diharapkan bisa 6 bulan menyiapkan dan mengeksekusi satu program untuk mencetak lahan produksi baru yang akan mendorong peningkatan produksi pangan," kata Sandiaga.

"Saya juga menyampaikan gagasan-gagasan pangan saya yang berkisar di antara aplikasi teknologi, penggunaan big data dan mendorong para petani milenial untuk bisa diberdayakan di samping juga ketahanan pangan dimulai dari unit terkecil, yaitu unit keluarga dan tingkatan yang lebih besar, tingkatan kelurahan, desa, tingkat provinsi, dan tingkat nasional," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2