Komnas Perempuan: Pernikahan Gadis 12 Tahun di Banyuwangi Langgar Hukum!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 05:44 WIB
poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)

Iswantini menegaskan bahwa Komnas Perempuan mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Dia mengatakan setiap pelanggar hukum harus ditindak.

"Setiap pelanggaran hukum seharusnya diproses secara hukum ya dan Komnas Perempuan mendorong agar proses ini terjadi," tuturnya.

Untuk diketahui, pria beristri 3 berinisial NW (40) menikahi secara siri gadis berusia 12 tahun di Banyuwangi. Polisi telah menetapkan NW sebagai tersangka.

"Kita tetapkan sebagai tersangka (mempelai pria) dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur. Ini sesuai dengan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Kasatreskrim Polresta Banyuwangi M Solikin Fery kepada detikcom, Rabu (14/7/2020).

Pernikahan ini dilakukan atas persetujuan orang tua angkat korban. Mengetahui anaknya dinikahkan secara siri, orang tua kandung korban kemudian melaporkan kasus ini ke polisi.

"Jadi korban diambil (sebagai) anak oleh kakak kandung ayahnya. Namun di tengah merawat itu, bapak angkat korban meninggal dunia. Hingga akhirnya korban diasuh ibu angkat yang tak punya penghasilan, dan akhirnya ya kekurangan," ujar Sugiyanto, paman korban kepada detikcom.

Halaman

(lir/aud)