Sebelum Masuk SD, Anak di Payakumbuh Wajib Ikut PAUD atau TK

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 01:22 WIB
Memperingati Hari Dongeng Sedunia, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), menggelar acara dongeng bersama. Acara itu diikuti oleh puluhan anak PAUD.
Ilustrasi anak-anak (Rengga Sancaya/detikcom)

Ia mengatakan aspek yang akan dicapai dalam pendidikan usia dini meliputi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Menurutnya, kualitas aspek yang dicapai menentukan orientasi anak dalam masa perkembangannya di usia dini, baik bakatnya, minatnya, maupun kemampuannya.

"Termasuk bagaimana keikutsertaan pengasuhan orang tua di rumah. Sinergi antara lembaga pendidikan dan orang tua menjadi penentu bagaimana anak tumbuh kembang maksimal di usia dini," lanjutnya.

Sedangkan untuk keluarga kurang mampu, kata dia, pemerintah juga telah menanggulangi biaya PAUD keluarga miskin melalui program keluarga harapan (PKH) di dinas sosial dan bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) PAUD di dinas pendidikan.

"Komitmen bersama lintas sektoral dibutuhkan untuk ini, tinggal bagaimana orang tua memfokuskan bantuan tersebut memang bagi pendidikan anak," ujar dia.

Sementara Bunda PAUD Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi, menjelaskan anak usia dini tidak dituntut untuk pintar, tapi bagaimana mereka tumbuh kembang secara maksimal dengan dukungan pemerintah melalui lembaga dan asuhan orang tua.

"Di sini, kita menginginkan jangan sampai gizi anak sekolah tidak diperhatikan, jangan juga anak sudah dilatih oleh guru di sekolah dan tidak diulang di rumah, kita berharap anak-anak di Payakumbuh selain mendapatkan pendidikan yang layak, mereka juga tumbuh kembang dengan sehat dan tidak kerdil (stunting)," kata Agustion.

Halaman

(jbr/idn)