Alami Kebocoran, KRI Teluk Jakarta-541 Karam di Perairan Pulau Kangean

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 00:01 WIB
KRI Usman Harun-359 (kanan) bersama KRI Sutedi Senoputra-378 melakukan konvoi saat peran bahaya tempur udara di Laut Natuna, Jumat (10/1/2020). KRI Usman Harun-359 bersama KRI Teuku Umar-385, KRI Sutedi Senoputra-378 dan dua kapal Bakamla tergabung dalam operasi siaga tempur laut Natuna 2020 untuk melakukan operasi pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Natuna Utara. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.
Ilustrasi KRI (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta -

KRI Teluk Jakarta-541 karam di perairan arah timur laut Pulau Kangean. KRI karam karena mengalami kebocoran.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal menyebut peristiwa ini terjadi pada hari ini sekitar pukul 09.00 WIB. Zaenal mengatakan saat itu tinggi gelombang laut di lokasi mencapai 2,5 hingga 4 meter.

KRI tersebut tengah melakukan operasi dukungan laut pergeseran logistik ke wilayah timur.

"KRI Teluk Jakarta-541 yang sedang melaksanakan operasi dukungan laut pergeseran logistik ke wilayah timur, mengalami kebocoran yang mengakibatkan tenggelam pada kedalaman sekitar 90 meter di perairan timur laut Pulau Kangean," kata Zaenal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2020).

Zaenal mengatakan seluruh ABK yang berjumlah 55 orang dinyatakan selamat. Seluruh ABK itu rencananya akan dievakuasi ke Surabaya.

"Seluruh ABK sejumlah 55 orang dalam keadaan selamat. 54 ABK diselamatkan oleh KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di posisi 5 NM dari lokasi kejadian, 1 ABK ditolong oleh KM Dobonsolo," ucap Zaenal.

"Saat ini KRI RE Martadinata sedang berada di posisi KM Tanto Sejahtera, menunggu cuaca baik melaksanakan transfer ABK, untuk selanjutnya akan dibawa ke Surabaya," tambahnya.

(eva/jbr)