Soal Kematian Editor Metro TV, Polisi Ungkap Fakta Terkait Warung Diendus K-9

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 20:12 WIB
Pelacakan anjing K9
Pelacakan Anjing K-9 saat olah TKP kematian Yodi Prabowo (Lukman Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Anjing pelacak sempat mengendus sebuah warung yang ada di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel, saat polisi melakukan penyisiran terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Hasil penyelidikan polisi menunjukkan ternyata warung itu sering dikunjungi oleh Yodi.

"Dari keterangan saksi-saksi yang ada termasuk di warung ambil keterangan bahwa memang korban sering ke situ. Ini masih kita mengambil keterangan semua," kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Yusri mengatakan, karena seringnya Yodi berkunjung ke warung itu, pemilik warung pun mengenal korban. Saat ini pemilik warung dimintai keterangan oleh polisi.

"(Pemilik warung) kenal dengan korban. Makanya ini masih didalami semuanya," imbuh Yusri.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi pada Sabtu (11/7) lalu, anjing pelacak memang mengendus ke warung tersebut. Warung itu berjarak sekitar 400 meter dari TKP. Dua kali pelacakan, anjing K-9 selalu berakhir di warung tersebut.

Lebih lanjut Yusri menambahkan pagi hari tadi pihak kepolisian kembali melakukan analisis dan evaluasi (anev) dari tiap temuan barang bukti dan keterangan para saksi. Total hingga kini sudah ada 23 saksi yang diperiksa polisi guna mengungkap kasus kematian Yodi Prabowo.

"Anev tadi pagi kita bagi tugas lagi. Sudah 23 saksi diperiksa termasuk orang-orang terdekat korban, beberapa pegawai kantor dan juga (pemilik) warung ya, serta pacar yang bersangkutan kita lakukan pemeriksaan," tutur Yusri.

Seperti diketahui, mayat editor Metro TV Yodi Prabowo ditemukan di pinggir Jalan Tol JORR, Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan pada hari Jumat (10/7) lalu. Saat ditemukan, ada luka tusuk pada dada korban.

Polisi menduga Yodi Prabowo menjadi korban pembunuhan. Olah TKP pun dilakukan dengan dibantu oleh anjing pelacak K9. Setelah dua kali pelacakan, anjing K9 berhenti di sebuah warung yang berjarak 500 meter dari lokasi penemuan mayat Yodi Prabowo. Pelaku diduga sempat mampir ke warung tersebut.

(mea/mea)