Bahas RUU HIP dengan MUI, AHY Singgung Upaya Benturkan Pancasila-Agama

TIara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 18:12 WIB
AHY takbiran virtual
AHY (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah menggelar pertemuan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI). AHY mengakui bahwa pertemuan ini secara khusus membahas mengenai Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

"Secara khusus tadi kami membahas RUU HIP yang beberapa saat lalu ini menjadi kontroversi di negara kita dan alhamdulillah kami berdua artinya baik MUI maupun Partai Demokrat tegas mengatakan tidak ataupun menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP)," kata AHY di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2020).

AHY berpendapat RUU HIP dapat menyinggung masalah baru yang seharusnya tidak diperlukan bangsa Indonesia. Ia menilai RUU HIP ini berpotensi memecah belah bangsa.

"Sekali lagi merupakan set back mundur dan tentunya menyinggungkan masalah baru yang tidak diperlukan negeri kita di saat seharusnya kita semua fokus bersatu melawan pandemi COVID-19 yang tidak tahu sampai kapan ada di negeri kita," jelasnya.

"Dan jika ada upaya dari pihak-pihak tertentu yang bisa memecah belah di antara kita, membenturkan Pancasila dengan agama Islam kemudian membawa isu ideologi yang sebetulnya sudah kita tinggalkan di belakang, karena kita punya tujuan yang bersama-sama di mana Pancasila adalah final dan harga mati tetapi yang jelas tujuan besar kita tidak sepi dari tantangan," sambungnya.

Terakhir, AHY mengimbau masyarakat dan pemerintah agar dapat fokus mengatasi COVID-19. Dibandingkan dengan memperdebatkan isu-isu yang tidak relevan di saat pandemi Corona.

"Ketika kita memproyeksikan diri kita untuk mencapai kewajiban dalam 5-10 tahun bahkan sampai 2045 ke depan tetapi semua harus menghadapi krisis bersama, yaitu pandemi COVID-19. Ini sebetulnya yang harus lebih kita fokuskan. Jangan menghadirkan isu-isu baru yang sebetulnya tidak relevan dan kontekstual terhadap kondisi bangsa ini dan perjuangan kita mewujudkan bangsa tadi," ujarnya.

Selama melakukan pertemuan bersama MUI, AHY didampingi oleh Bendahara Umum PD Renville Antonio, Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen (BPJK) PD Zulfikar Hamonangan dan Kepala Departemen Agama dan Sosial Demokrat Munawar Fuad Noeh.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, dari pihak MUI yang ikut dalam pertemuan di antaranya Waketum MUI Muhyiddin Junaidi, Wasekjen MUI Misbahul Ulum, dan Ketua Bidang Pembinaan Seni Budaya Islam Sodikun.

Melalui akun Twitternya, AHY mengaku datang ke MUI untuk bersilaturahmi. Ia pun berharap pertemuan ini membawa berkah. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup.

"Alhamdulillah, siang ini saya melakukan silaturahmi kepada para pimpinan MUI. Insyaallah membawa berkah untuk kita semua," tulis AHY.

Sebelumnya, AHY telah bersilahturahmi dengan PBNU pada 25 Juni lalu. Selain PBNU, AHY bertemu dengan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartanto hingga Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin beberapa waktu lalu.

(gbr/gbr)