Tetap Dagang Meski Pasar Ditutup karena Corona, Pedagang di Polman Dirazia

Abdy Febriady - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 15:37 WIB
Kompleks Pasar Ikan Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (14/07/20)
Kompleks Pasar Ikan Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (14/07/20). (Abdy/detikcom)
Polewali Mandar -

Satgas COVID-19 di Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), merazia pedagang bandel yang masih tetap berjualan di pasar meski ditutup selama 2 hari karena ada pedagang positif virus Corona. Para pedagang sebelumnya telah diimbau agar tidak beraktivitas sementara waktu.

Salah satunya di Kompleks Pasar Ikan Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (14/07/20) dini hari. Pedagang yang didapati masih berjualan diperintahkan untuk segera pulang.

Berdasarkan pantauan, ada pedagang yang tampak patuh saat mendapat peringatan dari satgas. Namun tidak sedikit yang abai bahkan cuek sambil melayani pembeli.

Bahkan banyak pedagang yang terlihat mengabaikan protokol kesehatan saat melayani pembeli, seperti tidak memakai masker. Berbagai macam alasan diungkapkan pedagang saat ditanya petugas.

"Lupa, Pak, jatuh juga tadi maskernya, barusan ini, Pak, tidak pakai masker, baru satu kali," kata salah seorang pedagang, Mamar Arlan.

Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji, menyayangkan banyak warga khususnya pedagang, yang mengabaikan imbauan pemerintah demi mencegah penularan virus Corona. Dia mengaku telah melakukan berbagai cara untuk mengedukasi warga demi memutus penularan virus.

"Ini kita sudah edukasi sejak hari Jumat, agar pedagang khususnya yang menjual sayur-mayur, jam enam harusnya sudah meninggalkan tempat, namun ternyata tidak demikian," kata Samiaji.

Samiaji mengatakan pasar ditutup karena satgas akan melakukan proses sterilisasi kompleks pasar dengan menyemprotkan cairan desinfektan. "Sebentar akan dilaksanakan penyemprotan, dua pasar, pasar induk yang ada di depan dan pasar ikan." ujarnya.

Penyemprotan dilakukan karena sudah dua pedagang yang diketahui positif tertular virus Corona. Keduanya saat ini dirawat di Rumah Sakit Pratama.

Keputusan menutup pasar tradisional pascamenularnya virus corona di lingkungan pedagang diterapkan di tiga pasar di daerah itu dan dilakukan secara bergiliran.

Hingga kini, tercatat angka penularan virus Corona di Kabupaten Polewali Mandar telah mencapai 44 Kasus. Sebanyak 32 orang di antaranya sudah sembuh, 1 meninggal dunia, dan 11 orang lainnya masih dirawat.

(idh/idh)