Kejagung Periksa Mantan Dirut BEI Terkait Kasus Jiwasraya

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 21:40 WIB
gedung kejagung
Gedung Kejagung (dok detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung terus mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Jiwasraya (Persero). Hari ini penyidik memeriksa 13 saksi, termasuk mantan Direktur Bursa Efek Indonesia, Erry Firmansyah.

"Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, kembali melakukan pemeriksaan 13 orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (persero) berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019 dan pemeriksaan saksi perkara dengan tersangka korporasi dan oknum pejabat OJK," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono, dalam keterangannya, Senin (13/7/2020).

Adapun ketiga belas saksi itu diperiksa untuk tersangka berbeda. Hari menuturkan ada 4 saksi yang diperiksa untuk tersangka oknum OJK, Fakhri Ilmi, yaitu Ahmad Fuad selaku Kepala Departement Audit Internal OJK, Yetty Septirawati selaku Kepala Departement Management Resiko dan Pengendalian Kualitas OJK, Siswani Wisudawati selaku Kepala Department Penanganan Anti-Faud OJK, serta Erry Firmansyah selaku Dirut PT Bursa Efek Indonesia periode 2002-2009.

"Empat orang saksi untuk tersangka Fakhri Hilmi (OJK) diperiksa untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan tugas Tersangka sebagai Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2 A tahun 2014 - 2017 dalam kaitannya dengan proses pengawasan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia oleh OJK," kata Hari.

Kemudian penyidik juga memeriksa 3 saksi untuk tersangka korporasi PT Milenium Capital Management, yaitu Rini Winati selaku anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management, Adhe Mustofa selaku anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management, dan Kusnan Harjanto selaku anggota Tim Pengelola Investasi Milenium Capital Management.

Penyidik juga memeriksa 3 saksi untuk tersangka Korporasi PT Pan Arcadia Capital. Ketiganya adalah Minarni selaku Staf Perdagangan PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi (sekarang PT.Pan Arcadia Capital), Elly Josephine Sabari Winarto selaku Komisaris PT Dhana Wibawa Manajemen Investasi, serta Tigor Pakpahan selaku Komisaris Utama PT. Dhana Wibawa Manajemen Investasi.

Lanjut Hari, penyidik juga memeriksa 2 saksi untuk tersangka Korporasi PT Prospera Asset Management, yaitu Furiyanro ( Mewakili Direksi PT. CMB Niaga Custodian) dan Meitawati Edianingsih selaku Institusional Equity Sales PT Trimegah Sekuritas.

Penyidik juga memeriksa saksi untuk tersangka Korporasi PT MAY Bank Asset Management, yaitu Dicky Kurniawan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya.

"Sembilan orang saksi sebagai pengurus maupun sebagai karyawan perusahaan Manajer Investasi serta karyawan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual-beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang terjadi di Bursa Efek Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2