Round-Up

Tilang Berlaku Lagi di PSBB Transisi Sebab Pelanggaran Lalin Banyak Terjadi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 20:43 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan pesepeda untuk berkendara di jalurnya. Apabila keluar dari jalurnya bisa dikenai denda tilang Rp 100 ribu.
Foto: Ilustrasi (Rifkianto Nugroho)

"Minggu depan kita akan melakukan penilangan konvensional dulu, minggu ini kami berharap masyarakat lebih tertib dan patuh," kata AKBP Fahri.

Sementara untuk tilang elektronik (electronic-traffic law enforcement/e-TLE) belum akan diberlakukan. Dengan begitu, ganjil-genap juga belum akan diberlakukan.

"Kalau e-TLE terus kita sosialisasikan, kan masyarakat sudah paham terkait e-TLE , namun saat ini akan diperluas keberadaannya. E-TLE akan diresmikan bersama dengan beberapa terobosan kreatif lainnya jadi nanti akan diresmikan bersama beberapa program lainnya, ini on progress," jelas Fahri.

Untuk diketahui, selama masa PSBB DKI Jakarta, Polda Metro Jaya meniadakan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, kecuali pelanggaran yang bersifat fatal menimbulkan korban jiwa. Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memerintahkan jajarannya menghentikan sementara kegiatan razia di tengah wabah COVID-19. Hal ini untuk menghindari kontak fisik anggota dengan masyarakat untuk mengurangi risiko tertularnya virus Corona.

"Dari sisi operasional, saya sudah perintahkan jajaran saya untuk mengurangi tindakan dengan tilang. Kecuali pelanggaran yang kasatmata yang memang membahayakan lalu lintas itu tetap harus. Seperti melawan arus, pelanggaran jalur busway, tidak menggunakan helm, dan lainnya tetap kita tindak," jelas Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (19/3/2020).

"Tapi pelanggaran lainnya, seperti razia itu sudah saya suruh berhentikan," sambung Sambodo kala itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3