Dubes Agus Maftuh Cerita Detik-detik Menegangkan Penyelamatan TKI Ety Toyyib

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 19:02 WIB
Ety Toyyib Anwar, TKI yang lolos dari hukuman mati Saudi. (Dok KBRI Riyadh)
Ety Toyyib Anwar, TKI yang lolos dari hukuman mati Saudi. (Dok KBRI Riyadh)

Alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Selamat datang Bapak Duta Besar sebagai tamu mulia di tanah yang penuh kemuliaan dan kedamaian serta cinta.

Terima kasih atas kebaikan budi baik dan ucapan selamat Anda kepada kami terkait datangnya bulan Ramadhan yang mulia. Semoga Allah senantiasa membawakannya kembali kepada kita dengan penuh kebaikan, anugerah dan berkah.

Adapun terkait dengan diyat/tebusan yang telah disepakati setelah tercapainya perdamaian yang sebelumnya SAR 5 juta, dan setelah ada mediasi dari orang baik dan Ustadz Ahmad Al-Zahrani dari komisi pendamai dan Yang terhormat Bupati Thaif, kami telah sepakat di angka SAR 4 juta dengan masa tempo satu tahun terhitung dari bulan Sya'ban tahun 1439H /April 2018. Dan hari ini (27 Ramadhan 1440 H/1 Juni 2019) telah genap satu tahun bahkan sudah lewat (dua bulan). Saya sudah mendatangi Pengadilan Tinggi untuk menuntut pelaksanaan hukuman qisas karena dananya belum lengkap padahal sudah satu tahun lebih.

Pengadilan Tinggi meminta saya untuk menghubungi mereka setelah Idul Fitri insyaallah agar saya dapat menyelesaikan prosedur administrasi sekaligus ini kesempatan bagi Bapak Duta Besar untuk melengkapi jumlah dana yang diminta.

Kami berdoa semoga Allah membantu Bapak, dan jika Bapak tidak dapat melengkapi jumlah dana tersebut maka kami mohon maaf kepada Bapak karena kami akan menuntut pelaksanaan syariat Allah, qisas berdasarkan ketentuan yang tertulis dalam Akta putusan pengadilan.

Saudaraku yang mulia, kami telah memberikan kesempatan yang cukup, dan Bapak masih mempunyai waktu hingga akhir bulan ini (Ramadhan) dan awal bulan Syawal 1440 H. Sebisa mungkin kami akan bersama Bapak, kami sudah cukup memberikan maaf sehingga kita mencapai suatu solusi bersama. Saat ini solusinya ada di tangan Bapak untuk melengkapi jumlah dana sebesar SAR 4 juta. Semoga Bapak senantiasa dalam keadaan baik.

Catatan: Paragraf yang ditebalkan adalah WA ultimatum dari ahli waris korban yang dimaksud Agus Maftuh.

Halaman

(gbr/jbr)