Kapolda Kalsel: Protokol Kesehatan-Hidup Sehat Wajib Guna Putus COVID-19

M Risanta - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 18:17 WIB
Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, dan PT Pama Persada teken MoU kerja sama pelayanan sarana prasarana penanganan COVID-19 (dok. Istimewa)
Foto: Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, dan PT Pama Persada teken MoU kerja sama pelayanan sarana prasarana penanganan COVID-19 (dok. Istimewa)
Banjarmasin -

Kalimantan Selatan (Kalsel) termasuk daerah dengan kasus Corona (COVID-19) terbanyak di Indonesia. Pemerintah daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) terus meningkatkan upaya meredam laju penyebaran COVID-19.

Pemda Kalsel bersama TNI-Polri dan pihak lain bersinergi dalam menangani COVID-19. Kolaborasi dilakukan bersama tokoh agama dan masyarakat, komunitas, hingga pengusaha.

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta mengatakan langkah utama dalam menangani penyebaran COVID-19 di antara dengan melakukan 3T yakni tracking, test, dan treatment. Dia mengatakan Polda Kalsel terus mendukung kebijakan pemerintah.

"Polda Kalimantan Selatan dan stakeholder terkait mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pemerintah, termasuk di bumi lambung mangkurat. Teruslah kita menggelorakan protokol kesehatan dan senantiasa mengingatkan serta memberi contoh hidup sehat kepada masyarakat guna memutus mata rantai COVID-19," kata Irjen Nico Afinta di sela-sela penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov Kalsel, Polda Kalsel, dan PT Pama Persada Nusantara, Senin (13/7/2020).

Nico mengatakan semangat menjaga protokol kesehatan dan hidup sehat harus terus digelorakan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai COVID-19. Dia juga mengingatkan untuk menjaga komunikasi yang baik dan gotong royong.

Nico mengatakan komitmen dari masyarakat dan dunia usaha harus betul-betul terjaga dengan baik agar angka kasus COVID-19 tidak meningkat. Menurutnya, penularan COVID-19 masih sangat mungkin terus terjadi. Oleh karena itu, setiap orang harus dipastikan disiplin dan komitmen mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyampaikan ada tiga strategi penanganan COVID-19 di Kalimantan Selatan, di antaranya menekan angka penularan COVID-19, melaksanakan program-program bantuan sosial bagi warga terdampak COVID-19, dan mendorong dan membangun UMKM ekonomi kerakyatan.

"New Normal adalah tatanan kehidupan baru dengan menerapkan protokol kesehatan tingkat tinggi, kita bersama-sama dan tidak berhenti melawan Corona. Transmisi atau penularan COVID-19 masih sangat mungkin terus terjadi. Karena itu, setiap orang harus dipastikan disiplin dan komitmen mematuhi protokol kesehatan," ucap pria yang akrab disapa Paman Birin ini.

Dalam MoU ini, pihak PT Pama Persada Nusantara menyerahkan bantuan 1 set alat PCR. Diharapkan bantuan alat PCR, alat ekstrasi dan alat pendukung lainnya berguna dalam menangani dan memutus mata rantai COVID-19.

(jbr/jbr)