WN Rusia Menggelandang Sebulan di Bandara Bali Tidur Berbantal Tas

Angga Riza - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 13:58 WIB
WN Rusia jadi gelandangan di Bali selama sebulan.
Foto: WN Rusia jadi gelandangan di Bali selama sebulan. (Istimewa)
Denpasar -

Seorang warga negara (Rusia) diamankan Satpol PP karena tidur mengelandang di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali. Sudah sebulan dia menggelandang.

Berdasarkan foto yang diterima dari Satpol PP Badung, perlengkapan tidur WN Rusia itu sangat sederhana. Terlihat hanya beralas matras dan tas kecil di ujung matras difungsikan sebagai bantal.

Dia tidur menggelandang memanfaatkan lahan kosong di samping Bandara sejak beberapa waktu. Namun, keberadaannya baru diketahui hari ini dan diamankan Satpol PP.

"Sebenarnya sudah lama karena sebelumnya pernah dilaporin ke Imigrasi dan sudah disampaikan ke konsulat Rusia, tapi tidak dapat respons sehingga dibiarkan oleh (Polsek) KP3 numpang tidur. Itu yang saya dapat dari informasi. Kalau masalah berapa bulan, kayaknya baru sebulanlah," Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Kertha Suryanegara, saat dihubungi, Senin (13/7/2020).

Surya mengatakan turis itu tidak bisa kembali ke negaranya karena tidak ada penerbangan menuju Rusia. Dia diduga sengaja tidur menggelandang agar dibantu oleh Konsulat Rusia untuk pulang.

"Menggelandang dia, mungkin uang punya, nyewa tempat itu dia berpikir karena penerbangan ke Rusia tidak ada. Mudah-mudahan setelah ini dibantu oleh Konsul Rusia. Saat ini kan orang Rusia masih banyak sekali di Bali. Memang penerbangan nggak ada. Iya (akan diserahkan Imigrasi). Imigrasi akan meluncur ke sana, sudah mau diambil," ungkap Surya.

Setelah diamankan, turis itu dibawa ke kantor Camat Kuta untuk dibuatkan berita acara. Turis itu melanggar Perda 7/2016.

(idh/tor)