Detik-detik Muchdi Pr Gulingkan Tommy Soeharto

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 13:02 WIB
Muchdi PR kembali dukung Jokowi
Muchdi Pr (Nadia Permatasari W/detikcom)
Jakarta -

Detik-detik penggulingan putra Presiden ke-2 RI Soeharto oleh Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) era 1998 diwarnai dinamika politik seru. Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) menjadi panggung penggulingan ini.

Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto digulingkan oleh Muchdi Purwoprandjono dari kursi Ketua Umum Partai Berkarya. Penggulingan ini diawali dengan isu munaslub.

Detik-detik penggulingan Tommy diawali dengan kemunculan Presidium Penyelamat Berkarya yang mengembuskan isu munaslub. Pada Maret, Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang menyampaikan isu ini ke publik. Dia berbicara sebagai anggota Presidium Penyelamat Berkarya.

Ada delapan alasan munaslub, dari kepengurusan yang dinilai tak sesuai AD/ART hingga ketiadaan evaluasi pasca-Pemilu 2019 untuk menghadapi Pemilu 2024, dari isu adanya keterlibatan orang luar partai hingga klaim soal permintaan DPW dan DPD untuk munaslub.

Pada awal Juli, Andi Picunang menggelar konferensi pers virtual. Dia mengumumkan munaslub akan digelar pada 11 Juli 2020. Munaslub akan memilih Ketum Berkarya yang baru. Tommy Soeharto dan Muchdi Pr disebutnya bakal bertarung memperebutkan kursi ketum.

"Pendukung status quo kondisi seperti sekarang ini tentu ke Tommy, kalau ingin perubahan tentu ke Pak Muchdi," kata Andi Picunang, dalam jumpa pers virtual, Kamis (2/7).

Tommy Soeharto dan Badaruddin Andi PicunangBadaruddin Andi Picunang (Foto: dok. pribadi)

Tonton video 'Tommy Soeharto Hentikan Munaslub Partai Berkarya Karena Dianggap Ilegal':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3