Menko PMK: Hindari Kerumunan dan Ruang Tertutup dengan Ventilasi Tak Baik

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 12:16 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana.
Muhadjir Effendy (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan temuan penularan virus Corona melalui mikro droplet yang berterbangan di udara. Muhadjir mengimbau agar masyarakat menghindari kerumunan dan membatasi pertemuan di ruang tertutup karena berpotensi sebagai tempat penularan COVID-19.

"Tentang temuan dari ilmuan Jepang, jadi kemungkinan besar penularan itu antara lain yaitu melalui mikro droplet. Mikro droplet itu adalah partikel-partikel kecil akibat kita menyampaikan, ngomong, yang dropletnya yang segera turun, tapi yang ini (mikro droplet) mengapung-ngapung. Yang inilah berbahaya terutama kalau dia berada di ruang tertutup, apalagi ber-AC," ujar Muhadjir usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Jokowi seperti disiarkan akun YouTube Setpres, Senin (13/7/2020).

Muhajir menyebut mikro droplet itu bisa bertahan di udara minimal selama 20 menit. Apabila seorang dinyatakan positif COVID-19, virus akan menyebar saat penderita berbicara.

"Berdasarkan penelitian dari ilmuan dari jepang itu menyampaikan paling minim kemampuan mengapung itu sekitar 20 menit. Jadi kalau misalnya penceramah dia positif, dia ngomong di dalam ruang selama satu jam di ruangan tertutup kita bisa membayangkan berapa juta atau berapa miliar COVID berterbangan dan kemudian semua orang kalau nggak pada pakai masker pada menghisap itu," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2