Jokowi Minta Sosialisasi Masif Libatkan Kearifan Lokal untuk Tangani Corona

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 11:37 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo
Doni Monardo (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo menekankan adanya upaya yang maksimal untuk menekan angka penularan virus Corona. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyebut Jokowi meminta sosialisasi secara masif agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Bapak Presiden itu menekankan pentingnya upaya maksimal untuk menekan laju penambahan kasus positif. Termasuk juga menekankan semaksimal mungkin angka kematian," ujar Doni usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2020).

Doni menyebut pemerintah akan menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk melakukan sosialisasi itu. Sosialisasi juga akan disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah.

"Untuk menekankan kasus penambahan kasus positif itu yang dipilih adalah sosialisasi yang efektif, yang masif melibatkan seluruh komponen dengan kearifan lokal," kata dia.

Lebih lanjut, Doni menyebut para pakar juga akan dilibatkan dalam melakukan sosialisasi terkait pengendalian virus Corona. Selain itu, ulama juga diminta menyampaikan sosialisasi protokol kesehatan melalui ceramah agama.

"Para antropolog, sosiolog termasuk psikolog juga, tokoh-tokoh masyarakat. Khusunya para ulama, ini juga menjadi penekanan Bapak Wakil Presiden untuk melibatkan para ulama di seluruh daerah agar seluruh program sosialisasi ini betul-betul dipahami secara baik," tandasnya.

Tonton video 'Jokowi Targetkan 30 Ribu Tes Corona di 8 Provinsi':

(lir/imk)