Anggota DPRD DKI Kritik Anies soal Kasus Corona di DKI yang Pecah Rekor Lagi

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 11:08 WIB
Menggunakan masker, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Fatahillah Balai Kota, Jakarta di hari pertama masa PSBB transisi, Jumat (5/6).
Anies Baswedan (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Laporan kasus baru virus Corona (COVID-19) di DKI Jakarta dalam satu minggu terakhir mengalami peningkatan. Anggota DPRD DKI dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai lonjakan jumlah kasus tersebut terjadi lantaran sikap Gubernur Anies Baswedan yang tidak tegas.

"Jadi itu kan kesalahan dari sebelumnya. Itu nggak mungkin itu terjadi sekarang. Kan sejak awal harusnya itu sudah diduga. Dan itu kan, kalau terjadi sekarang, itu terjadi dari dua minggu yang lalu paling nggak. Lalu kemudian meledak sekarang. Kenapa bisa meledak sekarang? Artinya, dari dua minggu yang lalu sudah nggak ada pengawasan," ujar Gilbert kepada wartawan, Senin (13/7/2020).

Gilbert menganggap Anies lemah dalam mengawasi masyarakat pada masa pandemi ini. Anggota Komisi B DPRD DKI itu menyebut Anies kurang tegas dalam melakukan pengawasan.

"Jadi, ya, berdampak ke sekarang. Nggak bisa kita kemudian mengatakan masyarakat begini. Masyarakat mesti ditertibkan dan itu yang lemah dari Anies. Anies itu terlalu banyak cengengesanlah kalau perhatikan, terlalu banyak senyum, dan kurang menunjukkan ketegasan," ucapnya.

Gilbert kemudian membandingkan kepemimpinan Gubernur DKI di masa sebelum Anies. Menurutnya, Gubernur DKI terdahulu memiliki sikap yang tegas dalam menerapkan suatu kebijakan.

"Perhatikan saja, bandingkan dengan Sutiyoso, Ahok, Jokowi, yang sekarang (Anies) kan sangat lemah dalam hal ketegasan. Mau nggak mau ini yang mesti kita telan," katanya.

Tonton video 'Jokowi Pelototi Kasus Corona di DKI yang Melonjak':

Selanjutnya
Halaman
1 2