Survei Litbang Kompas: 69,6% Responden Anggap Reshuffle Kabinet Mendesak

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 10:46 WIB
Menteri-menteri Kabinet Jokowi, menteri jokowi,
Foto: Kabinet Indonesia Maju (BPMI Setpres)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat melempar ancaman reshuffle kabinet kepada para menterinya gara-gara penanganan COVID-19. Ternyata, publik juga menilai perombakan kabinet sebagai hal mendesak.

Survei yang dirilis Litbang Kompas pada Senin (13/7/2020) mengungkapkan hal tersebut. Sebanyak 69,6% responden menilai reshuffle kabinet mendesak dilakukan saat ini.

Sebanyak 87,8% responden tidak puas akan kinerja menteri dalam menangani pandemi COVID-19. Sementara itu, 61,4% responden yakin pergantian menteri efektif untuk memperbaiki penanganan COVID-19.

Pengumpulan pendapat untuk survei ini dilakukan secara daring pada 7-11 Juli 2020. Ada 587 responden dari 23 provinsi di Indonesia yang dilibatkan. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95% dengan margin or error +-4,04%.

Berikut hasilnya:

Mendesak atau tidak mendesakkah Presiden Joko Widodo melakukan perombakan kabinet saat ini?

Mendesak: 69,6%
Tidak mendesak: 21,6%
Tidak tahu: 8,8%

Kepuasan terhadap kinerja menteri dalam menangani pandemi COVID-19?

Puas: 9%
Tidak puas: 87,8%
Tidak tahu: 3,2%

Apakah pergantian menteri efektif untuk memperbaiki penanganan COVID-19?

Ya, efektif: 61,4%
Tidak efektif: 20,8%
Tidak tahu: 17,8%

Tonton video 'Analisis Pakar soal Gestur Pratikno Kala Bicara Isu Reshuffle':

(imk/fjp)