Round-Up

Sentilan Jokowi dan Aksi Prabowo Jajal Alutsista Dalam Negeri

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 09:20 WIB
Jokowi dan Prabowo (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Jokowi dan Prabowo (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat mengingatkan para menterinya untuk mengerem belanja luar negeri dan sentilan khusus diberikannya ke Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Enam hari setelahnya, Prabowo menjawab sentilan itu.

Pada 7 Juli 2020, Jokowi mengumpulkan sejumlah menteri dalam rapat terbatas. Jokowi meminta jajarannya bekerja berdasarkan konteks krisis dan tidak seperti dalam keadaan normal biasa. Selain itu, pembelanjaan pemerintah harus mengutamakan produk-produk yang ada di dalam negeri.

"Saya minta semuanya dipercepat, terutama yang anggarannya besar-besar. Ini Kemendikbud ada Rp 70,7 triliun, Kemensos Rp 104,4 triliun, Kemenhan Rp 117,9 triliun, Polri Rp 92,6 triliun, Kementerian Perhubungan Rp 32,7 triliun," kata Jokowi dilansir dari laman Presiden RI, Rabu (8/7).'

Dari banyak menteri yang hadir, Jokowi memberi penekanan khusus untuk Prabowo. "Misalnya di Kemenhan, bisa saja di DI (Dirgantara Indonesia), beli di Pindad, beli di PAL. Yang bayar di sini ya yang, cash, cash, cash. APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), beli produk dalam negeri. Saya kira Pak Menhan juga lebih tahu mengenai ini," tuturnya.

Kala itu, Jubir Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan prioritas belanja Kementerian Pertahanan ialah produk dalam negeri. Dahnil merinci Rp 117 triliun alokasi anggaran Kemhan 2020 digunakan sekitar 55 persennya untuk belanja prajurit TNI dan ASN Kemhan-TNI, 20 persen operasional, perawatan alutsista, dan lain-lain

"Kalau bicara belanja Kemhan secara agregat, maka 85 persen dibelanjakan di dalam negeri," kata Dahnil.

Ternyata, Prabowo juga 'menjawab' langsung sentilan Jokowi itu. Pada Minggu (12/7/2020), dia menjajal kendaraan taktis (rantis) yang diberi nama Maung. Prabowo menjajal rantis 4x4 itu bersama PT PINDAD di Sentul International Circuit.

"Pada sore hari ini saya dan tim dari PT. PINDAD mencoba kendaraan Rantis 4X4 yang kami beri nama Maung," kata Prabowo.

[Gambas:Instagram]



Momen itu diunggah Prabowo di Instagram. Prabowo menegaskan kementeriannya mendukung penuh produk-produk dalam negeri. Prabowo ingin produk dalam negeri bisa mandiri.

"Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan, agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh," kata Prabowo.

Tonton video 'Jokowi-Prabowo Siapkan Lumbung Pangan, Antisipasi Krisis Pangan':

(imk/fjp)