Round-Up

Akhir Pelarian Pembunuh Ipda Uji di Sumbawa Pemegang Jimat Lintah

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 07:37 WIB
SH alias Lim ditetapkan jadi DPO terkait penusukan Kasat Reskrim Polsek Utan Ipda Uji Siswanto.
Foto: SH alias Lim, pembunuh Ipda Uji Siswanto di Sumbawa. (Istimewa)

"Pelaku residivis ini sudah tertangkap pada hari Minggu 12 Juli 2020 pukul 07.30 Wita," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto kepada detikcom.

SH ditangkap saat hendak menyeberang keluar Pulau Sumbawa. SH juga ditembak karena berusaha melawan petugas.

"Tim gabungan Puma/Intel/Brimob dari Polda dan Polres menncari tersangka yang melarikan diri ini dan menemukannya di Labu Alas (pantai) yang hendak menyeberang ke luar pulau Sumbawa," kata Kombes Artanto.

"Karena tersangka melawan dengan menggunakan pisau juga, tim gabungan melakukan upaya paksa. Saat ini tersangka sudah dibawa ke RS Sumbawa untuk dilakukan perawatan," imbuh Artanto.

Selain itu, SH rupanya menggunakan jimat kebal luka. Namun dia tetap tak berdaya saat polisi menembaknya.

Jimat kebal luka yang dipakai SH itu diketahui saat tim gabungan Polres Sumbawa dan Polda NTB menangkap SH. Polisi menemukan lilitan tali kain putih di perut SH.

"Dalam setiap aksinya, warga Stowe Brang, Kecamatan Utan, ini selalu lolos dari kejaran polisi dan beberapa kali dijadikan DPO. Dia memiliki jimat lintah. Katanya, dengan minyak lintah ini, meski dihajar massa dan terluka, akan sembuh ketika minum air dan tubuhnya dibaluri air," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra saat jumpa pers Minggu (12/7).

Kasus penusukan Ipda Uji ini ternyata bukan aksi kriminal pertama yang dilakukan oleh SH. Sebelumnya, SH juga sempat terlibat aksi perampokan pada 2007.

Dia juga terlibat perampokan toko emas di wilayah Kecamatan Alas pada 2015 kasus penganiayaan Kades Tengah Kecamatan Utan pada 2016.

Halaman

(knv/azr)