Round-Up

Peringatan Keras untuk Warga Jakarta Setelah Corona Melonjak Deras

Tim detikcom - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 07:13 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Jakarta mengalami tiga kali rekor penambahan kasus positif virus Corona (COVID) dalam kurun waktu satu minggu. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ini sebagai peringatan kepada warganya.

"Hari Minggu tanggal 12 Juli 2020, izinkan saya sampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan COVID-19 di Jakarta. Tadi pagi pukul 10.00 WIB, Dinas Kesehatan melaporkan angka kasus baru yang muncul di Jakarta. Dalam seminggu terakhir kita tiga kali mencatat rekor baru penambahan harian. Hari ini adalah yang tertinggi sejak tangani kasus di Jakarta. Ada 404 kasus baru. Tidak boleh dianggap enteng," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam video yang diunggah oleh akun resmi Pemprov DKI Jakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (12/7/2020).

Seperti diketahui, dalam satu minggu terakhir, rekor penambahan kasus pertama terjadi pada Rabu (8/7), dilihat dari situs resmi Corona Jakarta, corona.jakarta.go.id, tercatat angka 344. Kemudian, pecah rekor pada Sabtu (11/) dengan tambahan 359 kasus. Lalu, pecah rekor lagi pada hari ini dengan 404 kasus.

Anies menyebut Jakarta bisa kembali ke status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ketat. Saat ini, Jakarta sedang menjalani PSBB masa transisi dengan beberapa pelonggaran.

"Jadi saya ingin mengingatkan kepada semua warga Jakarta harus ekstrahati-hati. Jangan anggap enteng. Jangan merasa kita sudah bebas dari COVID-19. Karena nanti kalau kondisi ini berlangsung terus, bukan tidak mungkin kita akan kembali ke situasi sebelum ini (PSBB). Karena itulah saya ingin menyampaikan kepada semuanya, ada titik-titik yang harus diwaspadai," ucap Anies.

Tonton video 'Pemerintah Ubah Diksi 'New Normal', Zulhas: Ya, Kan Membingungkan!':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3