Hari Koperasi ke-73, Pimpinan MPR: Harus Jadi Pionir Ekonomi Rakyat

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 20:28 WIB
Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 dipimping oleh Ahmad Basarah (PDIP), Bambang Soesatyo (Golkar), Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (NasDem), Jazilul Fawaid (PKB), Syarief Hasan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Arsul Sani (PPP), dan Fadel Muhammad (DPD).
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan/ Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan menyampaikan harapan dan refleksinya terhadap Koperasi di Indonesia. Hal ini disampaikan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional ke-73 yang jatuh hari ini. Eks Menteri Koperasi dan UMKM di masa SBY ini berharap koperasi tetap hadir sebagai lembaga yang mampu menopang perekonomian di Indonesia.

"Pandemi COVID-19 harus menjadi momentum persatuan dan koperasi di Indonesia. Koperasi harus tetap hadir dan sebagai pionir ekonomi rakyat di masyarakat sesuai dengan desain awal koperasi sebagai sistem pertahanan di tingkat akar rumput," ungkap Syarief dalam keterangannya, Minggu (12/7/2020).

Ia juga mendorong agar koperasi tetap menjadi instrumen utama dalam Ekonomi Pancasila. Ekonomi Pancasila merupakan ekonomi yang mengedepankan kebersamaan dan loyalitas bersama sebagaimana cita-cita Bapak Koperasi Indonesia Moh Hatta: koperasi harus mewujudkan Ekonomi Pancasila yang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Meski kita terbatas dan kesulitan untuk bertemu secara fisik, akan tetapi ikatan sosial di antara kita tidak boleh putus. Itulah ikatan dan branding baru yang harusnya dibangun oleh koperasi. Butuh peran pemerintah untuk lebih menguatkan posisi koperasi di Indonesia dan pemerintah harus tegas melakukan akselerasi, persatuan dan kebersamaan mengelola agar koperasi dapat lebih lebih maju dan tampil lebih kuat dalam membangun ekonomi bangsa," ucapnya.

Ia pun berharap pemerintah agar memberikan perhatian khusus kepada koperasi di masa Pandemi COVID-19. Contohnya bisa dengan memberikan stimulus agar koperasi bisa berperan lebih besar menghadapi pandemi.

"Jangan hanya BUMN, bank-bank dan lembaga negara yang diberikan suntikan stimulus ekonomi. Koperasi pun membutuhkan stimulus agar bisa berperan lebih besar dalam menghadapi pandemi. Selamat Hari Koperasi. Maju koperasi, maju Indonesia!" pungkasnya.

(akn/ega)