Ditangkap Polisi, Pembunuh Kasat Reskrim Ipda Uji Ketahuan Simpan Jimat

Faruk - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 12:33 WIB
SH alias Lim ditetapkan jadi DPO terkait penusukan Kasat Reskrim Polsek Utan Ipda Uji Siswanto.
SH alias Lim ditetapkan masuk DPO terkait penusukan Kasat Reskrim Polsek Utan Ipda Uji Siswanto. (Foto: dok. Istimewa)
Sumbawa -

Pembunuh Kanit Reskrim Polsek Utan Ipda Uji Siswanto, SH alias Lim, rupanya memakai jimat kebal luka. Meskipun memakai jimat, RH tumbang saat ditembak polisi.

SH alias Lim diketahui memakai jimat kebal setelah ditangkap oleh tim gabungan Polres Sumbawa dan Polda NTB. Ketika tergeletak karena terkena peluru, di perut SH alias Bim terdapat lilitan tali kain putih. Setelah diidentifikasi, tali kain putih tersebut merupakan jimat kebal.

"Dalam setiap aksinya, warga Stowe Brang, Kecamatan Utan, ini selalu lolos dari kejaran polisi dan beberapa kali dijadikan DPO. Dia memiliki jimat lintah. Katanya, dengan minyak lintah ini, meski dihajar massa dan terluka, akan sembuh ketika minum air dan tubuhnya dibaluri air," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra saat jumpa pers Minggu (12/7/2020).

Berdasarkan catatan polisi, SH pernah melakukan aksi perampokan gaji guru di KSB pada 2007. Selain itu, dia terlibat perampokan di toko emas wilayah Kecamatan Alas pada 2015 dan kasus penganiayaan Kades Tengah Kecamatan Utan pada 2016.

Kasus terakhir adalah penusukan terhadap Ipda Uji Siswanto hingga meninggal dunia. SH ditangkap ketika hendak kabur melalui Pelabuhan Alas, Sumbawa.

Tonton video 'Pria Bersenjata Serang Polisi di Gunung Lawu':

Pelaku, yang ditangkap pada Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 07.30 WIB, ditembak polisi. Pasalnya, dia mencoba kabur dari polisi dan melawan menggunakan senjata tajam.

"Kami melakukan tindakan tegas terukur karena tersangka melakukan perlawanan," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra SIK dalam jumpa pers.

Sebelumnya, Ipda Uji Siswanto tewas ditusuk setelah menyelesaikan permasalahan warga. Ipda Uji dikenal sebagai seorang dengan kepribadian yang baik.

Ipda Uji juga dikenal ramah oleh masyarakat. Semua permasalahan masyarakat yang ditangani mengedepankan mediasi secara kekeluargaan.

Ipda Uji diserang menggunakan senjata tajam setelah menyelesaikan masalah warga bernama Agus dan SH.

"Ini sebuah pukulan bagi kami, ini personel terbaik kami. Siapa pun itu, antara korban dan pelaku, karena ini tindak pidana, akan kami proses secara hukum. Serahkan kepada kami," kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, Jumat (10/7).

(knv/knv)