Bawa Kabur Mobil-Duit Rp 17 Juta, 3 Karyawan Toko Bangunan di Bengkulu Diciduk

Hery Supandi - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 11:43 WIB
Tiga pelaku penggelapan.
Tiga pelaku penggelapan. (Foto: Dok. istimewa)
Bengkulu -

Tiga karyawan toko bangunan di Bengkulu ditangkap karena membawa kabur mobil dan duit Rp 17 juta. Duit yang dicuri merupakan hasil penjualan material bangunan di toko.

"Ketiga pelaku tersebut tidak ada kabar saat dihubungi oleh korban dan setelah dicek oleh korban diketahui bahwa ketiganya telah membawa kabur mobil dan uang hasil jual barang material tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Kaur Polda Bengkulu, Iptu Pedi Setiawan saat dikonfirmasi, Minggu (12/07).

Ketiga pelaku yang ditangkap antara lain YA (28) warga Desa Gedung Sako Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, AI (30) warga Desa Suka Bandung Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur, serta AR (21) warga Desa Tanjung Besar Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur. Ketiganya membawa kabur 1 Unit Mobil jenis L300 dan uang sejumlah Rp 17.650.000.

Pedi menerangkan, ketiganya melakukan penggelapan Minggu (5/7) di toko milik korban Suparman (50). Suparman kemudian membuat laporan polisi dengan No: LP/ 379-B/VII/2020/BKL/RES KAUR Tanggal 06 Juli 2020.

"Kami langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap serta memburu keberadaan ketiga tersangka. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui bahwa ketiga tersangka berada di Kabupaten Lahat Provinsi Sumsel," jelas Pedi.

Dari tangan ketiga tersangka tersebut Polisi berhasil menyita barang bukti berupa 1 Unit mobil L 300 warna hitam dengan nopol 9244 WA, 3 buah hp dengan rincian 1 unit hp oppo A 1k warna hitam, 1 unit hp oppo A 31 warna hitam, 1 unit hp vivo Y 12 warna hitam, 3 lembar baju kaos , 3 lembar celana jeans pendek, serta 1 lembar celana jeans panjang.

Saat ini ketiga tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Kaur Polda Bengkulu untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Uang yang dibawa kabur tiga tersangka ini dipakai untuk foya-foya.

"Dari pengakuan pelaku mereka tergiur dengan uang yang mereka terima, lalu uang tersebut digunakan untuk berfoya-foya selama pelarian," tutup Pedi.

Tonton video 'Polisi Ciduk Pembobol dan Maling Alat Logistik di BPBD Makassar':

(idn/idn)