Diksi New Normal Diubah, PKB: Istilah Asing Sulit Nyantol di Masyarakat

Farih Maulana Sidik - detikNews
Minggu, 12 Jul 2020 06:53 WIB
Daniel Johan PKB
Foto: Ketua DPP PKB Daniel Johan (MPR)
Jakarta -

PKB menilai diksi 'adaptasi kebiasaan baru' lebih tepat diterapkan di Indonesia ketimbang 'new normal'. PKB menyebut penggunaan istilah-istilah asing tidak tepat karena tidak semua masyarakat paham.

"Yang benar memang adaptasi kebiasaan baru jauh lebih mudah dipahami oleh masyarakat umum, bukan malah menggunakan istilah-istilah asing yang sulit nyantol di kesadaran masyarakat umum," kata Ketua DPP PKB, Daniel Johan kepada wartawan, Sabtu (11/7/2020).

Namun, Daniel juga menyoroti kata adaptasi dalam istilah 'adaptasi kebiasaan baru' yang dinilai terlalu intelek. Menurutnya, alangkah lebih baik pemerintah memilih kata yang lebih akrab terdengar di telinga masyarakat.

"Penting segera dikoreksi bila ada yang kurang tepat, ke depan hal-hal yang paling mudah dipahami masyarakat yang harus menjadi pendekatan pemerintah. Kalimat adaptasi juga terlalu 'intelek', bisa menggunakan istilah yang masyarakat lebih akrab seperti 'menyesuaikan dengan' atau 'hidup dengan'," ucap Daniel.

Tonton video 'Panduan Beraktivitas di Ruang Publik Era New Normal':

Selanjutnya
Halaman
1 2