Bapak Tiri Perkosa Gadis 12 Tahun yang Dinikahkan, Ibu Diam Takut Diceraikan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 12:58 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi Pelecehan Seksual (iStock)
Makassar -

NF (12), sejak 2018 menjadi korban perkosaan oleh ayah tirinya, Sappe (39). Tapi ibu korban, yang belakangan mengetahui aksi bejat suaminya itu memilih tutup mulut karena takut diceraikan.

"Sudah tahu ibunya, makanya keji sekali kan, jadi sudah tahu," kata Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Negara saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (11/7/2020).

Dharma mengatakan hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa ibu korban selama ini tutup mulut karena menganggap kejadian tersebut sebagai aib hingga takut diceraikan.

"Ibunya tutup mulut karena pertama, takut diceraikan. Kedua kalau orang Bugis ini aib yah, siri kan, siri," ucap Dharma.

Kasus ini terungkap setelah NF dinikahkan dengan seorang terapis pijat, B (44) pada 30 Juni 2020. Pernikahan siri NF dan B terjadi di kediaman NF, Kecamatan Suppa, Pinrang.

Selanjutnya
Halaman
1 2