Terungkap, Ada Luka Tusuk di Leher Editor Metro TV yang Tewas

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2020 10:36 WIB
Polisi Evakuasi Jenazah Editor MetroTV Yodi Prabowo ke RS Polri
Lokasi penemuan jenazah editor Metro TV, Yodi Prabowo. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkap hasil autopsi editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan tewas di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian menemukan fakta tambahan adanya luka tusuk di leher korban.

"Iya hasil autopsi sudah keluar, jadi memang ada luka bekas tusukan di leher dan dada korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Sabtu (11/7/2020).

Yusri mengatakan jenazah korban juga ternyata sudah mengalami proses pembusukan lanjut. Artinya, korban diperkirakan sudah tewas sejak 2 hingga 3 hari yang lalu.

"Memang betul mayat itu sudah proses pembusukan lanjut ya karena sudah dua tiga hari diperkirakan di TKP ya," ucapnya.

Selain itu, Yusri menyebutkan, berdasarkan hasil olah TKP, ternyata tidak ada satu pun barang Yodi Prabowo yang hilang. Meski demikian, pihaknya belum mau menyimpulkan lebih jauh terkait kejadian tersebut.

"Ya itu nanti lah yang menyimpulkan tim penyidik, kalau (ada barang) hilang berarti perampokan, (pembunuhan) itu dugaan awalnya aja," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan luka di tubuh editor Metro TV, Yodi Prabowo, yang jasadnya ditemukan di pinggir Tol JORR di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Polisi menduga Yodi Prabowo dibunuh.

"Dugaan awal seperti itu, namun kami selaku penyidik memastikan dulu apakah ini benar pembunuhan, tentunya kita harus cari pelakunya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Santosa kepada wartawan di lokasi, Jumat (10/7/2020).

Tonton juga 'Tangis Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Editor Metro TV Yodi Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]

Irwan mengatakan terdapat luka di tubuh korban. Korban diduga tewas ditusuk benda tajam.

"Ditemukan ada luka dari korban, di bagian dada," kata Irwan.

"Yang kami lihat dari foto di lapangan (luka di) bagian dada atas di sebelah kiri, diduga ada hubungannya dengan satu bilah pisau," sambungnya.

(maa/hri)